LANGIT7.ID, Semarang - Striker PSIS Semarang Bruno Silva berbagi kisah perjalanan hidupnya mulai dari awal karir hingga sukses menjadi pesepak bola profesional.
Ia baru mengenal sepak bola pada usia 7 tahun saat melihat tayangan televisi dan bercita-cita menjadi pesepakbola profesional. Dan ternyata mimpi itu terwujud. Hingga saat ini, pemain asal Brasil ini sudah 3 tahun berkarir di Indonesia, yakni di PSIS Semarang.
“Saya sudah 3 tahun di Indonesia, dan sudah 11 tahun di sepak bola. Saya tidak didukung oleh keluarga dan teman-teman, tapi ya ini mimpi saya, saya ingin menjadi sepa bola, “ kata Bruno Silva di Kanal Youtube Tiento.
“Dan sekarang saya di sini, di Indonesia saya berhasil. Saya katakan kepada keluarga saya, bahwa saya berhasil dalam sepak bola. Untuk menjadi pesepak bola profesional ini tidak mudah,” ujarnya menambahkan.
Baca juga:
Bruno Silva Berharap Tetap Bersama PSIS di Putaran KeduaDia mengaku datang dari Brasil tanpa adanya dukungan dari keluarga dan pada akhirnya bisa merealisasikan mimpinya tersebut. Ketika berhasil dalam sepak bola, keluarganya mulai mendukung dan percaya dengan keputusannya tersebut.
“Karena ini sulit, saya tidak memiliki ayah. Saya hanya punya ibu. Punya kakak, terkadang dia tidak percaya dengan saya dan saya bilang jika kamu tidak percaya saya, saya percaya diri saya sendiri dan saya pergi,” bebernya.
Menurut Bruno, ibu itu segalanya dalam hidupnya. Sebenarnya tidak mudah membicarakan sosok ibu , karena emosinya pasti berlebihan. Lahir dari keluarga yang ekonominya pas-pasan, sekarang Bruno bisa membantu ibunya lebih dari cukup.
Baca juga:
Pemain Asing Baru PSIS Berposisi Striker“Tahun lalu saya belikan apartemen untuk ibu saya. dan ibu saya menangis. Karena kita tidak punya rumah di Brasil. Setiap bulan harus bayar sewa. Di keluarga saya, hanya saya yang bisa membantu. Karena di kehidupan pemain sepak bola profesional, kamu bisa mendapatkan uang lebih banyak. Kamu bisa hidup lebih baik,” ucapnya.
“Tetapi sekarang dia sangat bangga. Karena kita berpisah jauh. Ya, setiap saat setiap hari (kontak ibu). Sekarang dia sangat senang karena mendapat tempat tinggal yang layak untuk hidup. Dan tentu saya beli satu untuk saya. Ketika saya jadi pemain bola profesional, ini mimpi kedua saya, bisa memberikan kondisi yang lebih baik untuk keluarga saya,” pungkas Bruno.
(sof)