Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 17 Oktober 2026
home global news detail berita

Hikmah Rahmani: Adukan PadaNya

redaksi Senin, 03 Januari 2022 - 19:45 WIB
Hikmah Rahmani: Adukan PadaNya
Pria Muslim berdoa sambil menangis. Foto: Langit7/iStock.
LANGIT7.ID, Jakarta - Ukuran tingginya tauhid seseorang adalah selalu bersandar secara utuh kepada Allah.

Oleh: Ustaz Abdul Rahman Habsyi

Seorang hamba hendaknya mengutamakan Allah dalam segala urusan, karena Allah adalah Rabbnya yang telah menciptakan dan memberikan segalanya. Saat dirinya dilanda masalah dan musibah, maka Allah-lah muara aduannya.

Bukankah saat kita sedang safar (bepergian) kita juga berdoa sambil mengatakan: "Allah sebagai sahabat perjalanan" kita? Maka pada saat dilanda masalah, jadikanlah Allah Sahabat Curhat kita. Dan mintakan solusi padaNya.

Baca Juga: Hikmah Rahmani: Hari yang Berlalu

Nabi Ya’qub alaihissalam ketika mendengar berita sangat menyedihkan, yaitu anak kesayangannya Nabi Yusuf diberitakan telah di makan oleh serigala. Beliau langsung mengadu kepada Allah dan berkata:

قَالَ إِنَّمَا أَشْكُو بَثِّي وَحُزْنِي إِلَى اللَّهِ وَأَعْلَمُ مِنَ اللَّهِ مَا لا تَعْلَمُونَ

Ya’qub menjawab: “Sesungguhnya hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku, dan aku mengetahui dari Allah apa yang kamu tiada mengetahuinya.” (Yusuf: 86).

Baca Juga: Hikmah Rahmani: Siapa Temanmu?

رُوِىَ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ: مَنْ أَصْبَحَ وَهُوَ يَشْكُو ضَيْقَ الْمَعَاشِ فَكَاَنَّمَا يَشْكُو رَبَّهُ وَمَنْ أَصْبَحَ لِأُمُوْرِ الدُّنْيَا حَزِيْنًا فَقَدْ أَصْبَحَ سَاخَطًا عَلىَ اللهِ وَمَنْ تَوَاضَعَ لِغَنِيٍّ لِغِناَهُ فَقَدْ ذَهَبَ ثُلُثَا دِيْنِهِ.

Diriwayatkan dari Nabi Muhammad SAW bersabda: "Barangsiapa bangun di pagi hari kemudian mengadukan kesulitannya kepada sesama (mahkluk atau manusia), maka dianggap mengadukan tuhannya (tidak rela dengan takdirnya). Dan barangsiapa merasa sedih dengan kondisi duniawinya di waktu pagi, maka dia dianggap telah membenci Allah. Dan barangsiapa merendahkan dirinya di hadapan orang kaya karena kekayaannya sungguh telah lenyap dua pertiga agamanya." (Kitab Nashaihul ibad)

Maka tetaplah mengadu pada Allah, karena selalu ada jalan keluarnya. Barakallah fikum.

Baca Juga: 7 Masjid Berikut Jadi Saksi Penyebaran Islam di Indonesia

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 17 Oktober 2026
Imsak
04:05
Shubuh
04:15
Dhuhur
11:42
Ashar
14:48
Maghrib
17:49
Isya
18:58
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan