LANGIT7.ID, Jakarta -
Setiap orang tidak dapat hidup dalam kesendirian, pasti membutuhkan kehadiran teman untuk sekedar saling berbagi cerita dan bertukar pikiran.
Oleh: Ustaz Abdul Rahman Habsyi Teman memiliki peranan yang besar dalam memengaruhi hidup seseorang. Salah satu nikmat yang diberikan Allah kepada manusia dengan menjadikan mereka sebagai makhluk sosial. Jika kita mendalami hikmahnya, maka kita semua akan tahu bahwa itu menjadikan kita saling menjalin
ukhuwah atau hubungan yang erat satu sama lain.
Islam sangat tinggi dalam memandang nilai-nilai pertemanan. Bahkan Rasulullah SAW pernah bersabda, “Jiwa-jiwa manusia ibarat pasukan. Bila saling mengenal menjadi rukun dan bila tidak saling mengenal menimbulkan perselisihan.” (HR. Muslim)
Islam juga menekankan kita agar teliti dalam memilih teman. Banyak orang yang terjerumus kedalam kemaksiatan dan kesesatan karena pengaruh berteman dengan orang yang salah. Namun tidak sedikit orang yang mendapatkan kebaikan dan hidayah karena bergaul dengan orang-orang yang shalih.
Baca Juga: Hikmah Rahmani: Hari yang BerlaluPara pakar psikolog meyakini bahwa pertemanan di masa muda mempunyai pengaruh yang sangat besar daripada pergaulan yang dimiliki pada periode usia dewasa. Hal Itu disebabkan karena masa muda adalah waktu membentuk pemikiran dan jalan hidup seseorang.
Menurut mereka secara kejiwaan, anak muda sangat mudah dipengaruhi dan salah satu pengaruh terbesarnya adalah teman sepergaulannya.
Baca Juga: Hikmah Rahmani: Negeri IdamanOleh sebab itu, pandai-pandailah dalam mencari teman dan bergaul dengan mereka.
قَالَ اللهُ تَعَالَى:
وَلَا تُطِعْ مَنْ أَغْفَلْنَا قَلْبَهُ عَنْ ذِكْرِنَا وَاتَّبَعَ هَوَاهُ وَكَانَ أَمْرُهُ فُرُطًا.
Allah SWT berfirman : "Dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas". (QS. Al-Kahfi: 28).
Baca Juga: Hikmah Rahmani: Ada Apa dengan Usia 40?Dalam sebuah bait syair indah dikatakan:
الصَّدَاقَـةُ وَالحُـبُّ مَدِيْنَـةٌ مُغْلَقَـةٌ لَا يَدْخُلُهَـا إِلَّا مَنْ يَحْمِـلُ جَـوَازَ الـوَفَاء
Persahabatan dan percintaan itu layaknya kota tertutup yang hanya bisa dimasuki oleh orang yang memiliki paspor kesetiaan Siapa temanmu saat ini?
Barakallahu fiikum.
Baca Juga: Pesan Gus Baha ke Wakil MPR: Menjalankan Politik Harus AmanahSahabat Beriman(zhd)