Wapres: Tak Ada Lagi Dispensasi Karantina Bagi Perjalanan Internasional
Garry Talentedo KesawaKamis, 06 Januari 2022 - 13:35 WIB
Ilustrasi perjalanan internasional di masa pandemi Covid-19. (Foto: Langit7.id/iStock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya semaksimal mungkin untuk mencegah penyebaran Covid-19, khsusunya varian Omicron. Salah satu cara yang terus digencarkan ialah melakukan karantina bagi seluruh pelaku perjalanan internasional tanpa terkecuali.
Menurut Wapres, tidak boleh ada lagi dispensasi karantina bagi pelaku perjalanan internasional. Adanya indikasi-indikasi transmisi lokal membuat langkah antisipasi harus terus dilakukan, khususnya di daerah.
"Karena sudah mulai ada transmisi lokal, maka kita (khususnya) daerah-daerah sudah harus mulai mengantisipasi terjadinya penularan itu," kata Ma'ruf Amin seperti dikutip Kamis (6/1).
Wapres menyatakan bahwa pemerintah pusat saat ini mengantisipasi meluasnya penyebaran Omicron dengan menggencarkan pelaksanaan protokol kesehatan dan juga program vaksinasi. Hal itu ditandai dengan pemberian suntikan booster atau tahap ketiga di pertengahan Januari 2022.
Selain itu, Wapres mengatakan peningkatan level Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di beberapa daerah melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) dan penggunaan aplikasi PeduliLindungi juga menjadi bagian dari upaya mencegah lonjakan kasus Omicron. Hal tersebut agar seluruh masyarakat tetap aman, khususnya anak-anak yang sudah mulai melaksanakan pembelajaran tatap muka langsung.
"Saya kira di dalam negeri kita seperti itu, melalui upaya-upaya dan juga PeduliLindungi, sehingga mereka yang masuk di sekolah itu memang sudah steril," imbuh Wapres.
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.