Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Rektor Unida Gontor: Peta Pendidikan Indonesia Harus Diperbaiki

Muhajirin Rabu, 12 Januari 2022 - 19:59 WIB
Rektor Unida Gontor: Peta Pendidikan Indonesia Harus Diperbaiki
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
LANGIT7.ID, Yogyakarta - Rektor Universitas Darussalam, Gontor, Hamid Fahmy Zarkasyi, menilai Indonesia belum memiliki peta pendidikan yang berbasis ideologi bangsa, yakni ideologi Pancasila.

Salah satu penyebab utama dari masalah ini adalah sistem pendidikan selalu berubah tiap kali pergantian rezim di pemerintahan. Masing-masing menteri pendidikan membawa misi baru, sehingga tidak peta jelas yang bisa dijadikan patokan.

"Peta pendidikan berbasis ideologi pancasila sulit didapatkan. Buktinya adalah produk pendidik yang berbasis pancasila tidak menonjol," kata Hamid dalam Seminar Nasional Universitas Universitas Ahmad Dahlan secara virtual, dikutip kanal YouTube Persada UAD TV, Rabu (12/1/2022).

Peta pendidikan penanaman ideologi pancasila penting dilakukan. Ia mencontohkan negara Jepang yang memiliki satu hari khusus bagi para siswa dan guru membaca sejarah nasional. Hanya membaca saja di dalam kelas, tidak ada aktivitas lain.

"Itu salah satu cara menanamkan ideologi bangsa kepada anak. Yang diperlukan sebenarnya adalah bagaimana menjadikan Pancasila sebagai asas segala sesuatu. Segala sesuatu dalam konteks universitas, meletakkan pancasila dalam disiplin ilmu," kata Hamid.

Ilmu harus didasarkan pada worldview atau ideologi. Ideologi bangsa ini adalah Pancasila. Sementara, sila pertama Pancasila adalah Ketuhanan Yang Maha Esa. Jadi, jati diri bangsa ini adalah bangsa berketuhanan.

"Karena bangsa ini bangsa berketuhanan, maka cara berpikir bangsa ini adalah berfikir teologis, berbasis pada keimanan kepada tuhan. Maka pikiran (ilmu) itu harus nyambung dengan ilmu, jadi pasti segala sesuatu berkaitan dengan Tuhan," ucap Guru Besar Filsafat Islam ini.

Namun, hari ini, ada sesuatu yang hilang dalam peta pendidikan di Indonesia. Tuhan seakan absen di setiap bidang ilmu pengetahuan yang diajarkan. Masalah ini sering disebut sekularisasi ilmu. Tidak ada Tuhan di dalam ilmu fisika, sosiologi, hingga psikologi.

Padahal, pancasila mengajarkan semua bidang ilmu harus berkaitan dengan Ketuhanan Yang Maha Esa. Tuhan harus hadir dalam segala bidang. Ilmu pengetahuan merupakan jembatan untuk menjiwai Ketuhanan Yang Maha Esa.

Salah satu contoh konkret dalam hal ini adalah masalah LGBT. Pada era 80-an ke belakang, seluruh pakar psikologi sepakat bahwa nikah sesama jenis itu abnormal. Namun tiba-tiba, pada 2000-an, LGBT menjadi normal. Bahkan banyak negara yang melegalkan LGBT.

"Apa yang menjadi dasar untuk mengatakan legal dan tidak, bagi kalangan sekular bukanlah agama, tapi budaya. Budaya selalu berubah, bagaimana masyarakat itu yang dijadikan standar ilmu. Ilmu yang hanya berlandaskan realitas sosial itu meninggalkan keyakinan dan keimanan kepada Tuhan," tutur Hamid.

Maka itu, mahasiswa muslim harus memiliki komitmen penting dalam hal ini. Mahasiswa muslim harus mengembalikan fungsi ilmu sebagai jalan menuju Tuhan, sebagai basis pancasila.

"Maka, penting bagi muslim, ketika menjadi mahasiswa harus tetap berkomitmen pada keislaman anda, apapun prodinya," pungkas Hamid.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)