Menghadapi situasi ini, Gus Yaqut turut meminta para kader Ansor dan Banser tidak lengah. Pasalnya, para pengguna politik keagamaan sangat mungkin menyasar para kader Nahdlatul Ulama (NU) untuk tujuan praktis.
Menurut Haedar, semua kontestan politik mesti menyadari bahwa pesta demokrasi tidak hanya untuk membangun kekuasaan diri. Tapi juga membangun kekuatan yang secara bersama-sama untuk memajukan Indonesia.
PP Muhammadiyah berbelasungkawa atas meninggalnya ulama besar Persatuan Islam (Persis), KH Aceng Zakaria. Hal ini disampaikan di akun Twitter-nya @HaedarNS.
Yandri mengungkapkan bahwa Muhammadiyah telah menghasilkan banyak program keumatan dalam berbagai dimensi kehidupan seperti pendidikan, kesehatan, sosial, ekonomi, serta pembinaan keagamaan yang sesuai dengan perkembangan zaman.
Haedar mendapatkan suara terbanyak, disusul Muti pada posisi kedua. Haedar dan Mu'ti sebelumnya menjabat Ketua Umum dan Sekretais PP Muhammadiyah periode 2015-2020.
Terobosan e-voting Muhammadiyah menurutnya layak untuk dicontoh dan digunakan oleh berbagai organisasi masyarakat lain, termasuk lembaga negara seperti Komisi Pemilihan Umum.
Haedar Nashir terpilih kembali dan ditetapkan sebagai ketua umum periode 2022-2027. Keputusan ini berdasarkan hasil musyawarah 13 anggota PP Muhammadiyah.
2519 peserta Muktamar ke-48 Muhammadiyah akhirnya selesai memilih melalui e-voting Anggota Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (19/11/2022) pukul 23.45 WIB.
Muktamar ke-48 Muhammadiyah berlangsung adem tanpa gesekan. Hal itu tampak dari jalannya persidangan hingga proses pemilihan anggota Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.
Para pemilih akan memilih 39 calon anggota PP Muhammadiyah dan kemudian akan dikerucutkan menjadi 13 nama. Mereka yang terpilih nantinya akan bermusyawarah untuk menetapkan Ketua Umum berikut pengurus PP Muhammadiyah.
Meski Muhammadiyah dikenal sebagai organisasi yang mengandalkan kualitas dan bukan kuantitas, Haedar Nashir mengajak seluruh kader Muhammadiyah untuk terus memperkuat basis di akar rumput.
Muhadjir dan 38 calon lain akan divoting oleh peserta Muktamar pada Sabtu (19/11/2022) malam. Kemudian akan mengerucut menjadi 13 Anggota PP Muhammadiyah yang akan menentukan Ketua Umum dan membentuk kepengurusan PP Muhammadiyah.