Islam dengan gigih memberantas arak dan menjauhkan umat Islam dari arak, serta dibuatnya suatu pagar antara umat Islam dan arak itu. Tidak ada satu pun pintu yang terbuka, betapa pun sempitnya pintu itu, buat meraihnya.
Terdapat dalam suatu naskah darwis yang disebut Kitab-i-Amu Daria (Kitab Sungai Oxus), sebuah sumber yang memasukkan kisah ini sebagai salah satu kisah ajaran Uwais Al-Qarni, pendiri Kaum Darwis Uwaisi ('Menyepi').
Imam al Ghazali mengatakan tobat adalah suatu penyesalan yang membawa kepada tekad dan keinginan kuat untuk tidak melakukan dosa lagi. Dan penyesalan itu dihasilkan oleh ilmu atau pengetahuan.
Dari segi prosedur penetapan hukum, ada dua cara yang dilakukan para sahabat. Kedua cara ini melahirkan dua mazhab besar : Mazhab 'Alawi dan Madzhab 'Umari yang akhirnya mewariskan kepada kita sebagai Syi'ah dan ahli Sunnah.
Di antara tanda-tanda sempurnanya tobat mereka adalah mereka memperbaiki apa yang dirusak oleh sifat munafik mereka. Serta agar mereka hanya berpegang pada Allah SWT saja bukan kepada manusia.