KNEKS mengungkap tiga tantangan utama ekonomi syariah Indonesia, mulai dari ekspor halal, pangsa keuangan syariah, hingga literasi dan inklusi. Simak strategi yang disiapkan untuk memperkuat ekosistem halal nasional.
Kemenag meminta pelaku usaha katering pernikahan segera mengurus sertifikat halal untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan daya saing usaha jasa boga.
Produk herbal Indonesia mencetak kontrak ekspor Rp2,5 miliar ke Arab Saudi, menandai meningkatnya permintaan produk kesehatan dan kebugaran di Timur Tengah.
Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Wakil Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Febrian Alphyanto Ruddyard, menegaskan bahwa pengembangan ekonomi syariah menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan perekonomian nasional di tengah meningkatnya dinamika geopolitik dan krisis global.
International Islamic Expo (IIE) 2026 hadir di Jakarta sebagai ajang strategis memperkuat wisata halal Indonesia. Pameran ini mempertemukan pelaku industri halal global, sektor pariwisata, umrah, haji, dan ekonomi syariah guna meningkatkan daya saing Indonesia di pasar internasional.
Industri halal global terus berkembang pesat berkat inovasi para pengusaha Muslim. Dari fintech syariah, investasi halal, e-commerce B2B, media digital, kosmetik halal, hingga aplikasi restoran halal, para entrepreneur ini sukses menciptakan terobosan yang mengubah wajah ekonomi halal dunia.
Ketika berbicara tentang hutan, banyak orang langsung membayangkan paru-paru dunia atau rumah bagi beragam satwa liar. Namun, hutan juga menyimpan potensi ekonomi yang mampu menghubungkan masyarakat lokal dengan pasar global.
Ekspor produk halal Indonesia mencapai USD 15,64 miliar pada kuartal I 2026, tumbuh 2,52 persen. Pemerintah terus memperluas akses pasar global untuk memperkuat daya saing industri halal nasional.