Kolaborasi KNEKS dan MIFC dorong pembiayaan syariah berkelanjutan bagi UMKM halal Indonesia-Malaysia, fokus pada investasi hijau dan sinergi sertifikasi.
Pangsa aset keuangan syariah Indonesia tembus 51,42% dari PDB. Sri Mulyani dorong peran korporasi, wakaf uang, dan sukuk hijau untuk perkuat posisi RI di ekonomi syariah global.
Bank Muamalat mencatat pertumbuhan pembiayaan emas signifikan lewat Solusi Emas Hijrah, dengan target melampaui Rp500 miliar di 2025 berkat digitalisasi dan kerja sama strategis.
Bank Muamalat dan Hiswana Migas resmi menandatangani MoU untuk memperluas akses pembiayaan syariah, transaksi digital, dan edukasi keuangan bagi pelaku sektor energi.
BSI dan Kemendikdasmen resmi bekerja sama meningkatkan literasi keuangan syariah di sekolah. Kolaborasi ini dukung kesejahteraan guru, siswa, dan ekosistem pendidikan nasional.
Bank Muamalat mencatat lonjakan pembiayaan multiguna 45% menjadi Rp542 miliar pada semester I 2025, didukung digitalisasi, cross selling, dan fokus ke segmen retail.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menegaskan komitmennya mendorong transisi ekonomi berkelanjutan melalui pembiayaan hijau dan inklusif. Hingga Q1 2025, BSI telah menyalurkan Rp72,6 triliun pembiayaan berkelanjutan, termasuk Rp14,6 triliun green financing untuk energi terbarukan, transportasi bersih, dan sektor ramah lingkungan lainnya.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mendukung rencana pemerintah menghadirkan penjaminan simpanan emas pascaperesmian bullion bank. Langkah ini dinilai memperkuat stabilitas industri logam mulia dan meningkatkan kepercayaan investor.
BAZNAS RI buktikan zakat mampu menjadi kekuatan perubahan nyata, mendukung SDGs 2025 lewat program energi bersih, ketahanan pangan, pendidikan, dan pemberdayaan tanpa batas keyakinan.
AASI menilai copayment penting dalam asuransi syariah untuk mencegah lonjakan premi akibat inflasi medis dan over treatment. AASI tegaskan dukungan penuh pada regulasi.
BTN Syariah menguasai 90% pasar pembiayaan perumahan subsidi syariah secara nasional. Potensi besar ini mendorong urgensi percepatan spin-off menjadi bank umum syariah (BUS).