Kemacetan di jalur mudik lebaran Idul Fitri 2022 tak terhindarkan meskipun kepolisian merekayasa lalu lintas. Terdapat beberapa catatan evaluasi dari pemerhati transportasi untuk perbaikan dan antisipasi penyelenggaraan lalin mudik ke depan.
One way hanya diberlakukan bagi jalur mudik jika sistem contra flow atau lawan arus tidak mampu mengatasi kepadatan kendaraan pemudik di Tol Trans Jawa.
Kepolisian RI menyatakan, saat ini layanan Google Maps telah mengikuti strategi Diskresi Kepolisian mengenai rekayasa lalu lintas di jalur mudik. Pemudik dapat membuka Google Maps dan mengecek tanda lalin yang terdapat di lintasan mudik.
Aparat Kepolisian menyiapkan strategi lalu lintas One Way dan Ganjil Genap (GaGe) dalam melakukan penanganan serta pengendalian arus mudik Hari Raya Idul Fitri tahun 2022.
Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Barrier/Utama, yaitu GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), dan GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Trans Jawa dan Bandung).
Malam ini masa pemberlakuan sistem satu arah (one way) mulai dari KM 47 Tol Cikampek hingga KM 414 Tol Kalikangkung, hingga Sabtu (30/4) pagi pukul 08.00 WIB.
Menko PMK mengapresiasi serta memberika ucapan terima kasihnya atas program mudik gratis yang diperuntukan bagi masyarakat melalui Kementerian Perhubungan.
Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, Dwimawan Heru menyampaikan, prediksi kendaraan meninggalkan Jabotabek melalui empat gerbang tersebut adalah sekitar 264 ribu kendaraan.