Jasa Marga mencatat pergerakan volume kendaraan pada beberapa Ruas Tol di bawah pengelolaan Jasamarga Transjawa masih rendah dibanding lau lintas normal.
Aktivitas pulang kampung atau mudik menjadi tradisi masyarakat Indonesia menjelang Lebaran. Bersamaan dengan itu, kepadatan lalu lintas (lalin) yang ekstrem pun ikut mengiringi.
Penerapan protokol kesehatan menjadi hal yang diutamakan dengan melakukan vaksinasi jauh-jauh hari sebelum keberangkatan dengan harapan antibodi dapat terbentuk sempurna.
Para pemudik dari Jakarta yang akan menuju ke Jawa Tengah maupun Jawa Timur yang melewati tol, akan melakukan taping di Cikarang Utama dan gerbang tol Kalikangkung, Ngaliyan Semarang.
Jumlah pemudik pada momen Idul Fitri tahun 1443 H/2022 secara nasional diprediksi mencapai 85,5 juta orang. Dari jumlah itu, sekitar 14,9 juta orang pemudik akan masuk atau bertujuan ke wilayah Jawa Barat.
Ada dua titik lokasi kemacetan yang berpotensi timbul, yakni di depan Pasar Mranggen sendiri dan juga di sebelah Timur pasar, tepatnya di lokasi pembangunan jalan layang di atas perlintasan sebidang kereta api, yang biasa disebut kawasan ganefo.
Rekayasa lalu lintas tersebut diberlakukan pada siang pukul 14.00 WIB sampai 24.00 WIB. Rekayasa lalu lintas tersebut juga berlaku pada hari Ahad (8/5/2022) mulai pukul 07.00 WIB hingga Senin (9/5/2022) pukul 03.00 WIB.
Kombes Pol Eddy belum merinci sistem pengawalan yang akan diterapkan oleh kepolisian. Namun, langkah ini sebagai salah satu antisipasi kemacetan pada puncak arus mudik.
Korlantas Polri telah menetapkan rekayasa lalu lintas mudik lebaran 2022. Saat arus kendaraan makin padat, sehingga diterapkan one way di jalan ruas jalan Tol.