Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 01 September 2026
home global news detail berita

Antisipasi Macet di Mranggen Demak Pemprov Jateng Disiapkan Jalur Alternatif

arif purniawan Senin, 18 April 2022 - 21:05 WIB
Antisipasi Macet di Mranggen Demak Pemprov Jateng Disiapkan Jalur Alternatif
Ganjar Pranowo saat memantau pembangunan jalan layang di atas perlintasan sebidang kereta api di Mranggen Demak (foto: humas Pemprov Jateng)
LANGIT7.ID, Semarang - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sudah mengantisipasi potensi kemacetan yang pada arus mudik Lebaran tahun ini kawasan jalan utama Semarang-Purwodadi, tepatnya di Mranggen Demak.

Ada dua titik lokasi kemacetan yang berpotensi timbul, yakni di depan Pasar Mranggen sendiri dan juga di sebelah Timur pasar, tepatnya di lokasi pembangunan jalan layang di atas perlintasan sebidang kereta api, yang biasa disebut kawasan ganefo.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Jawa Tengah Henggar Budi Anggoro mengatakan, potensi kemacetan berpotensi terjadi di jalan layang ganefo sudah diantisipasi sejak awal karena pembangunannya memang baru selesai pada bulan Agustus 2022.

Baca juga: Jelang Mudik Lebaran, 2 Maskapai Buka Rute Baru Penerbangan di Bandara Ahmad Yani

“Di depan Pasar Mranggen juga ada potensi kemacetan, pada jam-jam tertentu. Kami sudah siapkan jalur alternatif agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di sana,” kata Henggar, Senin (18/4/2022) kepada Langit7.Id, usai mendampingi kunjungan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo bersama Kadinas Bina Marga Jateng Hanung Triyanto.

Jalur alternatif yang disiapkan akan melewati jalan desa. Lokasinya, jika dari arah Semarang ke Purwodadi, sebelum memasuki Pasar Mranggen ada perempatan jalan.

Henggar menuturkan, kendaraan kecil dari arah Semarang akan diarahkan belok ke kiri setelah sampai di perempatan sebelum Pasar Mranggen. Di sana melewati perlintasan kereta api sebidang, maju sekitar 50 meter dan ambil ke kanan lurus. Jalur tersebut akan tembus ke sisi timur jalan layang.

“Kalau untuk kendaraan besar seperti truk pada ukuran tertentu kan tidak boleh melintas pada saat-saat tertentu oleh Kementerian Perhubungan. Jalur alternatif itu nanti hanya untuk kendaraan kecil, seperti MPV dengan kapastias 7 penumpang, “ ucapnya.

Baca juga: Buat Pemudik, Berikut Rute Pengalihan One Way yang Akan Berlaku

Selain itu, di sepanjang jalan depan Pasar Mranggen, sampai dengan Polsek Mranggen, median jalan nantinya akan ditutup sehingga tidak akan ada kendaraan yang putar arah untuk mengantisipasi kemacetan. Dinas Perhubungan juga berencana menambah rambu-rambu penunjuk jalan sebelum memasuki Mranggen.

Ganjar Pranowo mengatakan, titik-titik di daerah yang menjadi simpul kemacetan akan coba dimitigasi karena keputusan mudik harus diikuti dengan kesiapan daerah terutama dalam pengaturan lalu lintas. Jalur alternatif yang sudah disiapkan tinggal diuji cobakan biar kita bisa bekerjasama dengan Pemkan Demak dan kepolisian.

“Ini tinggal satu saja pemasangan bentangan baja yang melintas kereta api dan ini cukup panjang. Rasa-rasanya tidak bisa kita selesaikan sebelum Lebaran, sehingga mungkin dipasang setelah Lebaran agar lebih lancar (arusnya),” kata Ganjar.

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 01 September 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:56
Isya
19:05
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan