Volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini naik 4,2 persen persen jika dibandingkan lalin normal periode November 2021 dengan total 731.600 kendaraan.
Jasa Marga mencatat 312.755 kendaraan meninggalkan Jabodetabek 10 hari jelang Idul Fitri 2022. Angka tersebut merupakan akumulasi di empat Gerbang Tol Utama.
Beberapa titik lokasi yang berpotensi terjadi kepadatan saat arus mudik yakni arah Bogor/Ciawi, antara lain di Km 7200, Km 13000, Km 36400, selepas GT Bogor 1 dan GT Ciawi 1.
Kepala Divisi Humas Polri memaparkan 10 tips mudik yang aman dan sehat bagi masyarakat. Warga yang pulang kampung bisa dalam kondisi tenang dan bahagia.
Pada masa Angkutan Lebaran ini, KAI menetapkan masa Angkutan Lebaran selama 22 hari dari H-10 sampai H10 Lebaran atau 22 April 2022 sampai 13 Mei 2022.
Mengantisipasi kemacetan saat arus mudik, Korlantas Polri menyiapkan sejumlah skema. Mulai dari rekayasa lalulintas di ruas tol, jalur arteri dan kawasan wisata.
Kemenhub memprediksi daerah tujuan mudik terbanyak adalah Jawa Tengah mencapai 26,8 persen pemudik. Data tersebut disusul oleh Jawa Timur dan Jawa Barat.
Sebelumnya di bulan Desember 2021, Menkes Budi mengatakan pemerintah telah melakukan Sero. Hasilnya menunjukkan bahwa sekitar 88,6 persen dari masyarakat Indonesia sudah memiliki antibodi.