Anggota DPR asal Yogyakarta menyatakan kekerasan di Palestina akan terus berlangsung selama Israel masih melakukan pendudukan terhadap wilayah-wilayah Palestina.
Memperjuangkan kemerdekaan Palestina adalah janji Indonesia sejak menggelar Konferensi Asia Afrika di Bandung pada 1955, kata Puan dalam rilisnya Minggu lalu.
Ulama asal Palestina, Syekh Syuhaib Hasan, menjelaskan penyebab penjajah zionis Israel selalu melakukan penyerangan di Masjid Al-Aqsa, seperti Jum'at lalu.
Tentara Zionis Israel kembali melakukan kekerasan kepada jamaah shalat subuh di Masjidil Aqsha, Ahad pekan lalu. AWG menilai, ini adalah bukti bahwa Israel adalah teroris yang sebenarnya.
Penyerangan tentara Israel pada bulan Ramadhan ini merupakan ujian kesabaran umat Islam dunia. Mereka ingin merusak ketenangan umat Islam saat beribadah puasa.
MUI meminta pemerintah Indonesia dan negara-negara di dunia melakukan langkah-langkah yang pasti untuk melawan Israel dengan berbagai cara yang bisa dilakukan.
Ia meminta kepada pemerintah Indonesia untuk segera mengambil inisiatif internasional yang memaksa Israel menghentikan segala bentuk kekerasan kepada warga Palestina.
Kharis meminta agar Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengajukan protes ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terkait langkah provokasi Israel tersebut.
Serangan bertepatan dengan seruan Shubuh Akbar, digelar di Masjid Al-Aqsa sejak September 2021. Ribuan umat dari pelosok Palestina datang memakmurkan masjid.
Warga di masjid tersebut juga diserang dengan bom dan gas air mata. Demi menjaga diri, warga Palestina yang berada ditempat melemparkan batu ke arah polisi Yahudi itu.