LANGIT7.ID, Jakarta - Wakil Ketua Komisi I
DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari mengutuk keras serangan tentara Israel yang digencarkan ke Masjid al-Aqsa, Palestina. Serangan brutal yang dilakukan pada Jumat (15/4/2022) itu mengakibatkan setidaknya 152 warga Palestina terluka.
"Saya sebagai Wakil Ketua Komisi I DPR RI mengutuk kebiadaban, kekejaman negara apartheid Israel yang menodai kesucian bulan Ramadan dan
Masjid Al-Aqsa kiblat pertama umat Islam," ujar Kharis dalam keterangan persnya, dikutip dari laman DPR RI, Sabtu (16/4/2022).
Baca Juga: MUI: Kezaliman Tentara Israel di Masjid Al-Aqsa Langgar Hukum InternasionalMenurut Kharis, segala tindakan kebiadaban Israel tidak dapat dibenarkan, termasuk menyerang jamaah salat di Masjid Al-Aqsa. Selain itu, terjadi pula upaya sistematis untuk terus menggusur rumah warga Palestina di Tepi Barat dan ribuan kejahatan yang terus dilakukan Israel selama pendudukan di Palestina.
Atas hal tersebut, Kharis meminta agar Kementerian Luar Negeri (
Kemlu) RI mengajukan protes ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terkait langkah provokasi Israel tersebut. Dalam catatan DPR, sedikitnya terdapat 15 Resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB terkait Yerusalem dan satu resolusi penting Majelis Umum PBB Nomor 181 tahun 1947.
Resolusi
DK PBB menetapkan Yerusalem sebagai wilayah yang berada di bawah kewenangan internasional dan diberikan status hukum dan politik yang terpisah. Namun, lebih dari lima dekade, menurut Kharis, resolusi-resolusi tersebut seperti tidak ada artinya bagi Israel.
Baca Juga: Tentara Israel Serang Masjid Al-Aqsa, Puluhan Warga Palestina Terluka"Indonesia bisa mengirimkan nota protes ke PBB sebagai negara anggota PBB dan juga anggota tidak tetap Dewan Keamanan dengan mayoritas umat Islam. Kita minta PBB agar melindungi rakyat Palestina dari kesewenangan rezim Zionis penjajah." ucap Kharis.
Lebih lanjut, Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu juga meminta agar Pemerintah Indonesia melakukan penggalangan dana bantuan untuk meringankan beban korban serangan Israel. Kharis juga mengimbau masyarakat Indonesia untuk memberi bantuan material dan spiritual melalui lembaga resmi kepada korban serangan Israel ini.
"Di samping amanah konstitusi memperjuangkan kemerdekaan Palestina, perlu langkah bersama menggalang solidaritas dan sebagai rakyat Indonesia kita harus membantu meringankan dan dengan segala daya upaya kita untuk menolong rakyat Palestina," tutup legislator dapil Jawa Tengah V tersebut.
Baca Juga:
Warga Palestina Bersihkan Puing Usai Serbuan Israel di Masjid Al-Aqsa
152 Orang Terluka Akibat Serangan Israel di Masjid Al-Aqsa(asf)