Sebanyak 47 tenda pengungsi disiapkan guna mendukung kebutuhan darurat warga terdampak. Sejumlah bantuan logsitik berupa sembako dan barang pemenuh kebutuhan utama senilai Rp 500 juta turut disiapkan.
Gempa dengan kekuatan M5,6 yang berpusat di Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat menimbulkan korban jiwa. Data terakhir Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB pada Senin (21/11) pukul 19.34 WIB mencatat 62 orang meninggal dunia.
Gempa bumi biasanya mengakibatkan sejumlah bangunan roboh hingga jalanan sukar dilewati kendaraan. Itu mengakibatkan bantuan dalam jumlah besar sulit disalurkan. Berikut cara distribusi makanan saat pascagempa.
Lokasi pengungsian tentu tak memiliki bangunan permanen untuk berteduh. Biasanya, tenda terpal menjadi alternatif sementara bagi para korban untuk melindungi dari sengatan matahari dan cuaca malam serta melindungi barang-barang yang bisa diselamatkan.
Islam memberikan tuntunan kepada seorang muslim jika merasakan gempa bumi atau bencana lain, untuk berdoa memohon keselamatan kepada Allah Taala. Berikut doanya.
Gempa yang mengguncang wilayah Cianjur menelan banyak korban. Menurut laporan terbaru Polres Cianjur, sebanyak 44 orang dinyatakan meninggal dunia dalam bencana alam ini.
Berdasarkan hasil analisis BMKG, gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,6. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 6,86 derajat Lintang Sekatan dan 107,01 derajat Barat Timur
Gempa bumi dapat terjadi kapan pun dan di mana pun tanpa mengenal waktu dan tempat, bahkan tak dapat diprediksi. Oleh karena itu, perlu adanya pembekalan mengenai cara menyelamatkan diri saat gempa supaya menghindari cedera dan bahaya lainnya.
Rara, salah satu warga Kampung Cipetir mengatakan, gempa terasa kuat dan berlangsung cukup lama. Gempa turut merobohkan sejumlah bangunan, seperti rumah warga dan tembok pembatas.
Gempa magnitudo 5,6 mengguncang wilayah Sukabumi, Jawa Barat, Senin (21/11/2022) pukul 13.21 WIB. Guncangan mengakibatkan sejumlah bangunan, rumah dan toko, porak poranda di daerah tersebut.
Gempa bumi dengan magnitudo 5.6 di Cianjur dirasakan cukup kuat oleh sebagian besar warga Bekasi. Getarannya diakui sampai membuat banyak barang bergoyang.
Para pekerja di kawasan tersebut panik berhamburan keluar gedung. Gempa terasa saat pukul 13.20 WIB. Hingga saat ini mereka masih menunggu di luar gedung masing-masing kantor.