Gempa merupakan salah satu fenomena alam yang sering terjadi di bumi. Ada empat ayat Al-Quran yang mengungkap dua kali kasus gempa bumi dalam kurun waktu yang berbeda pada masa lampau.
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah memulihkan infrastruktur telekomunikasi yang terdampak gempa magnitudo 5,6 di Cianjur, Jawa Barat.
Gempa di wilayah Sukabumi-Cianjur, Jawa Barat, sejatinya bukan pertama kali terjadi. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) gempa yang merusak di kawasan tersebut sudah terjadi sejak 1844.
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, (BMKG) Daryono menjelaskan alasan gempa Cianjur sangat merusak padahal skalanya tidak terlalu besar.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam (Ketum PP Persis), KH Jeje Zaenudin turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya serta berharap yang terbaik bagi seluruh masyarakat Kota Cianjur. Terutama bagi mereka yang terdampak musibah tersebut.
Dalam hal ini, pentingnya peran Early Warning System (EWS) atau Sistem Peringatan Dini di wilayah rawan bencana seperti Indonesia. EWS merupakan serangkaian sistem untuk memberitahukan timbulnya kejadian alam.
Kerajaan Arab Saudi menyampaikan turut berduka cita atas tragedi gempa bumi di Cianjur Jawa barat. Pernyataan ini disampaikan Raja Salman dalam telegramnya.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan adanya korban jiwa tambahan pasca gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat. Data per Selasa (22/11/2022) tercatat sebanyak 103 orang meninggal dunia.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan potensi bencana lanjutan berupa tanah longsor dan banjir bandang pasca guncangan gempa magnitudo 5,6 di Cianjur, Jawa Barat.
Pemerintah Kabupaten Cianjur mengeluarkan Surat Keputusan Status Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi di Kabupaten Cianjur selama 30 hari. Penetapan tersebut terhitung mulai 21 November hingga 20 Desember 2022.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengonfirmasikan ada 162 korban yang meninggal dunia akibat gempa yang terjadi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/2022).