Replika bola tersebut merupkan proyek kerja sama antara PT Global Way Indonesia (GWI) dengan Adidas. Suvenir resmi ajang sepak bola akbar itu pun telah diekspor ke benua Amerika hingga Eropa.
Momen paling mengharukan saat para pemain dan staf Timnas Maroko sujud syukur usai laga berakhir meskipun gagal lolos ke final. Mereka juga menyempatkan menyapa para suporter Maroko yang hadir di Al Bayt Stadium.
Walid Regragui mengaku bangga dengan pencapaian yang diberikan timnya meski tak mencapai babak final. Menurutnya, para pemain telah mengerahkan kemampuan terbaiknya demi mendapatkan hasil maksimal.
Singa Atlas punya peluang emas mencetak gol di pengujung babak pertama. Tetapi, Lloris tampil gemilang dengan menggagalkan sepakan bicycle kick Jawad El Yamiq.
Seorang dai sekaligus influencer Palestina Mahmoud Al Hasanat mengajak para fans sepak bola agar menggemakan shalawat kepada Rasulullah dalam laga tersebut.
Prancis datang ke Qatar sebagai juara Piala Dunia 2018, akan melayani Maroko yang tampil di luar dugaan publik. Singa Atlas sukses mencuri mata publik setelah memulangkan tim raksasa seperti Spanyol dan Portugal.
Messi dianggap telah menjadi inspirasi bagi tim dan negaranya dalam perjalanannya membela tim Argentina di Piala Dunia 2022. Terlebih, La Pulga berhasil mengukir sejarah di ajang sepak bola empat tahunan itu.
Messi pun bertekad membawa Argentina menjuarai Piala Dunia tahun ini setelah puasa gelar sejak 1986. Gelar juara akan menjadi kado sempurna bagi perpisahan Messi bersama La Albiceleste.
Kesuksesan Maroko di Piala Dunia 2022 membawa keuntungan tersendiri bagi penjual jersey replika. Pemilik toko di Souq Wafiq, Doha, Muhammad Sadiq mengaku permintaan kaus timnas yang dijuluki Singa Atlas ini meroket.
Lionel Messi benar-benar menjadi juru selamat di laga ini. La Pulga mencetak satu gol dan memberikan satu assist bagi terciptanya satu dari dua gol Julian Alvarez.
Kroasia hendak mengulang kesuksesan mereka pada 2018 di Rusia dengan melaju ke babak final. Pelatih Kroasia, Zlatko Dalic optimis skuadnya mampu mencapai laga puncak meskipun tekanan Argentina dengan Lionel Messi di dalamnya juga tidak main-main.
Bagi Kroasia, menghadapi Argentina merupakan ujian berat. Terlebih, skuad asuhan Lionel Scaloni itu sedang dalam performa gemilang dengan catatan empat kemenangan dalam empat pertandingan terakhir di Piala Dunia 2022.
Sejak awal fase penyisihan grup, Maroko sempat diragukan bisa melangkah jauh di turnamen empat tahunan ini. Bagaimana tidak, Maroko yang tergabung di Grup F bukanlah menjadi yang difavoritkan untuk lolos.