Kita bisa melihat betapa lemah dan terpecah belahnya umat Islam saat ini. Umat Islam di Yaman, Suriah, Palestina, Irak, dan Afghanistan sebelumnya adalah mereka yang hidup dalam kemuliaan.
Ketua PP Muhammadiyah, Anwar Abbas, membeberkan salah satu isu strategis yang akan dibicarakan dalam Muktamar Muhammadiyah. Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah akan digelar di Solo pada 18-20 November 2020.
Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Persatuan Ummat Islam (PUI), KH Nurhasan Zaidi mengatakan, Hari Pahlawan tak hanya sebagai momen untuk mengingat kembali jasa para pahlawan yang berjuang demi kemerdekaan.
Umat Islam di Indonesia memiliki karakter suka perdamaian, tidak mudah diprovokasi, dan tidak mudah diadu domba. Sehingga dengan karakter ini menjadi modal kuat bagi terciptanya persatuan yang kokoh.
Grand Syaikh Al-Azhar Prof. Dr. Ahmad Al-Tayeb menyerukan terjalinnya persatuan Sunni dengan Syiah. Ketua Majelis Hukama Muslimin itu menyerukan ulama-ulama muslim dari berbagai madzhab di dunia duduk bersama membangun dialog.
Rektor Universitas Negeri Yogyakarta periode 2009-2017, Prof. Dr. Rochmat Wahab, mengatakan, Hadratussyaikh KH Hasyim Asy'ari merupakan tokoh yang gencar mendakwahkan pentingnya persatuan dan bahayanya perpecahan.
Dalam pertemuan tersebut, para suporter mengawali dengan salat gaib dan doa bersama kepada ratusan korban jiwa atas insiden maut yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur akhir pekan lalu.
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Prof Abdul Muti, menilai salah satu masalah besar umat Islam saat ini adalah terpecah belah sebab tidak memiliki sosok tokoh yang bisa menjadi pemersatu.
Meski menjadi nilai utama, namun faktanya ukhuwah Islamiyah masih menjadi PR besar di internal umat Islam. Ketua PP Muhammadiyah Syafiq Mughni menyampaikan tiga poin penting yang mesti diterapkan untuk mewujudkan ukhuwah Islamiyah.
Mantan Kabareskrim Polri ini juga mengatakan, dengan terselenggaranya penganugerahan MTQ yang diikuti anggota Polri ini muncul anggota yang dalam pelaksanaan tugasanya, dapat bersama-sama dan bersinergi dengan ulama menjaga persatuan dan kesatuan.
Bagi warga Sawahan, selain untuk mengenang perjuangan kemerdekaan Indonesia, peringatan HUT Kemerdekaan RI merupakan momentum untuk mempertegas dan mempererat semangat toleransi dan persatuan di lingkungan masyarakat Sawahan.