Ganjar tidak melarang digelarnya festival kopi 2021. Ia hanya mengingatkan agar panitia pelaksana tidak mengabaikan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
Banjarnegara harus melakukan reformasi politik anggaran agar bisa menaikkan tambahan penghasilan pegawai (TPP) bagi ASN, agar tidak melakukan praktik korupsi.
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menekankan 5 siap, yakni siap sekolahnya, siap gurunya, siap siswanya, siap orang tuanya dan siap daerahnya. Orang tua memiliki peran penting, untuk mengantisipasi penularan Covid-19.
Pembatalan dilakukan berdasarkan anjuran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang belum mengizinkan sekolah untuk pembelajaran tatap muka dalam bentuk apa pun.
Jumlah sebaran temuan pada sabtu, 14 Agustus yang mencapai 419 kasus dan pada Minggu, 15 Agustus 2021, mengalami penurunan meski masih di angka 374 kasus.
Anggaran yang bersumber dari APBD Jateng itu diberikan kepada para fakir yang tidak mendapatkan bantuan sosial apapun, sakit kronis, sakit tua, dan penyandang disabilitas.
Ganjar Pranowo lebih memilih untuk fokus dalam penanganan pandemi Covid-19 yang lebih krusial. Apalagi, Jateng masih masuk dalam kategori Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 dan 3.
Hal itu berdasarkan keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri, dengan kapasitas maksimal 50 persen.
sebanyak 97,2% tersebut menunjukkan bahwa angka kematian didominasi oleh pasien lansia, dengan usia antara 45-65 tahun. Prosentasi angka kematian usia ini mencapai 58,4% lebih tinggi dibanding kategori umur lainnya.