Intip bocoran tren tas Spring 2026 terlengkap! Dari modifikasi ikonik Chanel 2.55, tren warna Klein Blue, hingga kembalinya Barrel Bags yang fungsional.
Selain logo, setiap Rumah Mode juga memiliki 'tanda pengenal' unik yang tak jarang menyatu dengan desainnyaseperti Kanvas Monogram pada brand Louis Vuitton yang kini menjelma menjadi identitas ikonil merek tersebut.
Di tengah rumor kedekatan Aura Kasih dengan mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, warganet menyoroti deretan koleksi tas branded milik pemilik lagu Mari Bercinta itu.
Fenomena video TikTok yang klaim barang mewah Prancis dibuat di Tiongkok viral saat AS terapkan tarif impor 145%. Benarkah Herms dan Louis Vuitton produksi di Tiongkok?
Merche menggebrak industri fashion dengan kolaborasi eksklusif bersama brand ternama. Koleksi terbaru mereka - Aliza, Alina, dan Nina bag hadir dengan warna trendy dan desain fungsional. Ditambah koleksi spesial Merche x NASL by Nagita Slavina yang menghadirkan tas dengan warna pastel atraktif dan fitur reversible.
Tren tas 2025 menghadirkan perpaduan elegan dan praktis, dari tas pegangan atas bergaya sirene kantor hingga tas berukuran besar warna cokelat. Desain berumbai maksimalis dan tas East/West yang minimalis menjadi pilihan utama. Sentuhan bunga dan hiasan memberi dimensi baru dalam aksesori fashion tahun depan.
KPK menggelar lelang 31 tas mewah hasil sitaan dari Rafael Alun dengan item unggulan berupa tas Hermes seharga Rp 241 juta. Semua barang telah melalui verifikasi keaslian ketat, menjamin kualitas premium bagi pemenang lelang. Kesempatan ini membuka akses bagi publik untuk memiliki barang branded original dengan proses yang transparan dan terpercaya.
Louis Vuitton menghadirkan inovasi terbaru melalui Neverfull Inside Out, tas mewah yang dapat dibalik dengan desain serba guna. Koleksi ini menampilkan kombinasi motif Monogram klasik dengan interior kulit premium dalam berbagai warna. Sophie Turner, brand ambassador LV, mempromosikan versatilitas tas ikonik ini.
Pengadilan Paten Korea mewajibkan tukang reparasi tas membayar Louis Vuitton Rp 184 juta karena memodifikasi tas tanpa izin. Perubahan substansial pada produk asli dianggap menciptakan barang baru yang melanggar merek dagang. Keputusan ini menjadi peringatan penting bagi industri reparasi barang mewah.