Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis) mengambil sikap untuk menjaga jarak dengan semua partai politik. Langkah ini untuk memprioritaskan keutuhan umat dan bangsa.
Ma'ruf Amin mengatakan, pemilu merupakan kontestasi politik untuk menemukan pemimpin terbaik bangsa. Oleh karena itu, Wapres meminta parpol untuk saling adu gagasan ketimbang mengaduk-aduk perasaan rakyat dengan isu politik identitas.
Prabowo menuturkan, pertemuan tersebut merupakan kunjungan balasan yang dilakukan oleh Surya kepada Prabowo yang sebelumnya telah mengunjunginya pada Juni lalu.
Menurut Syaikhu, PKS memiliki tekad kuat untuk memenangkan Pemilu 2024 mendatang. Khususnya untuk memenangkan Anies Baswedan dalam pertarungan Pilpres.
Peneliti senior Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof Siti Zuhro, mengungkapkan, data sejak pemilu pertama 1955 hingga pemilu terakhir 2019 menunjukkan penurunan agregat suara yang diraih seluruh partai Islam.
Pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saiful Mujani, mengungmapkan, banyak partai dan politisi yang berebut ingin menjadi anggota Nahdlatul Ulama (NU).
Gus Arwani mengatakan, partai politik kerap terlibat kompetisi satu sama lain namun tetap bersanding dan bersatu untuk kepentingan Indonesia. Dengan bershalawat bersama menunjukkan rasa persaudaraan dan persatuan antarsesama.
Pemilu memiliki makna bahwa rakyat punya aspirasi yang dititipkan ke eksekutif maupun legislatif. Mardiono pun mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya kendati Pemilu 2024 akan dilaksanakan pascapandemi Covid-19.
Menjelang Hari Lahir (Harlah) Emas tersebut, PPP mendapat banyak doa, salah satunya dari Pondok Pesantren Perguruan KH Zainal Musthafa Sukamanah, Kabupaten Tasikmalaya.
Mardiono menyebut seluruh kader PPP sepakat untuk meningkatkan kerja elektoral, termasuk incumbent. Dia pun turut meminta para kader atau anggota Fraksi PPP DPR RI untuk mendorong kembali konsolidasi di daerahnya masing-masing.
Mardiono mengatakan PPP merupakan partai berasaskan Islam yang menyatu dengan ideologi masyarakat, khususnya di Aceh. Atas hal tersebut, keterwakilan kursi di legislatif dinilai bisa menjadi alternatif perjuangan rakyat Aceh.
KPPI meminta partai politik (parpol) untuk menempatkan perempuan yang berkualitas dan potensial di minimal 30 persen daerah pemilihan di seluruh Indonesia.