Setan membungkus bidah dengan ilusi kebaikan agar pelakunya enggan bertaubat. Al Jibrin memperingatkan bahwa bidah adalah gerbang menuju kekufuran yang merusak otoritas syariat asli.
Setan menggunakan strategi bertahap untuk meruntuhkan fitrah manusia, mulai dari syirik hingga kemaksiatan halus. Hanya keikhlasan dan keimanan kuat yang mampu menyingkap tabir tipu daya musuh abadi ini.
Mengapa Allah membinasakan musuh-musuh para nabi, tetapi Dia membiarkan Iblis, musuh Adam, tetap hidup? Rasulullah SAW bersabda, Seandainya Allah menghendaki untuk tidak dimaksiati, tentu Dia tidak menciptakan Iblis.
Tindak kriminalitas di bulan Ramadhan boleh jadi agak menurun. Kendati demikian, pantas kita bertanya, bukankah setan-setan telah dibelenggu, mengapa di bulan suci ini masih ada saja tindak kejahatan?
Si Iblis menjawab, Aku lebih baik daripada dia karena Engkau telah menciptakanku dari api, sementara dia Engkau ciptakan dari tanah. Aku adalah yang telah beribadah kepada-Mu sekian lamanya sebelum Engkau menciptakan dia.
Jin sering kali menampakkan diri di masa Rasulullah SAW. Kadangkala mereka tampil laiknya manusia. Hal ini terjadi, misalnya, pada saat awal Nabi Muhammad diangkat menjadi rasul.
Ketika Iblis diusir dari surga, ia dipenuhi dengan rasa dendam dan kekecewaan. Dalam keadaan tersebut, Iblis berjanji untuk menggoda dan menjerumuskan Nabi Adam AS