UAE peringatkan bahaya langkah gegabah dalam perang Israel-Iran. Menlu Sheikh Abdullah desak PBB dan dunia internasional segera bertindak sebelum konflik makin meluas. Jalan diplomasi harus ditempuh demi perdamaian.
Donald Trump ungkap lokasi persembunyian Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, tapi menahan serangan untuk sekarang. Ketegangan Iran-Israel makin panas, AS siapkan langkah besar selanjutnya.
Iran mendesak Presiden AS Donald Trump untuk menghentikan serangan Israel yang telah menghantam TV pemerintah Iran. Iran menawarkan negosiasi nuklir jika gencatan senjata disepakati. Netanyahu masih bersikeras menyerang demi menghapus ancaman nuklir dari Teheran.
Netanyahu menyatakan bahwa membunuh Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, justru bisa mengakhiri konflik panjang antara Israel dan Iran. Ia juga menyinggung keterlibatan AS dan ancaman global dari program nuklir Iran.
Iran menyebut Amerika Serikat bisa menghentikan agresi Israel ke Teheran hanya dengan satu telepon. Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi menegaskan bahwa balasan militer Iran akan terus berlanjut jika serangan tidak dihentikan.
Kilang minyak Bazan Group di Haifa, Israel, lumpuh total usai dihantam serangan Iran yang menewaskan 3 karyawan. Ketegangan terus memanas setelah aksi balasan antar negara. Simak perkembangan lengkapnya di sini.
Israel kembali menggempur Iran hingga fasilitas nuklir Natanz hancur, menewaskan 78 orang. Iran membalas dengan rudal ke Tel Aviv. Menteri Israel ancam Teheran akan terbakar. Ketegangan meningkat, dunia waspada perang besar.
Iran resmi menyerang Israel dengan puluhan rudal setelah jenderal dan ilmuwan seniornya tewas dalam serangan sebelumnya. Tiga orang dilaporkan tewas, puluhan luka, dan kota Ramat Gan hancur diterjang ledakan.
Iran mengancam balas dendam ke Israel setelah serangan besar menghantam Teheran dan menewaskan petinggi militer serta ilmuwan nuklir. Sebanyak 100 drone diluncurkan sebagai tanda awal pembalasan. Dunia tegang menanti kelanjutan konflik.
Yair Lapid, tokoh oposisi Israel, mengusulkan Mesir untuk mengelola Gaza selama 8 tahun pasca perang dengan imbalan pelunasan hutang luar negeri. Rencana ini mencakup pembentukan pasukan perdamaian dan demiliterisasi Gaza yang saat ini masih dikuasai Hamas.