Bank BSN menawarkan portofolio asset sales senilai Rp522,08 miliar. Jawa Tengah dan DIY menjadi wilayah dengan nilai aset terbesar mencapai Rp223,1 miliar.
Bank BSN menyalurkan 28.000 unit KPR FLPP sepanjang semester I 2026. Market share KPR subsidi naik menjadi 24,6 persen dan diperkuat akad massal 6.000 rumah.
Bank BSN menggandeng Tangan Di Atas (TDA) di Pesta Wirausaha Nasional 2026 untuk menghadirkan solusi perbankan syariah yang mendukung pembiayaan, transaksi, dan pengembangan bisnis pelaku usaha.
Bank BSN dan SMF menjajaki penerbitan sekuritisasi syariah EBAS-SP berbasis pembiayaan perumahan syariah guna memperkuat likuiditas perbankan dan mendukung Program 3 Juta Rumah.
BSN memperkuat transformasi digital melalui mobile banking yang mencatat transaksi Rp22,7 miliar dalam tiga bulan sejak diluncurkan pada Februari 2026.
Bank Syariah Nasional (BSN) memperkuat jajaran direksi dengan menunjuk Maqin U. Norhadi sebagai Direktur Commercial & Corporate Banking. Langkah ini sejalan dengan pertumbuhan pembiayaan, aset, dan laba BSN yang terus meningkat sepanjang kuartal I 2026.
Bank Syariah Nasional meraih Digital Innovation Awards 2026 atas transformasi digital layanan keuangan, menegaskan komitmen memperkuat ekosistem perbankan digital nasional.
Bank BSN menargetkan 73.700 KPR subsidi FLPP pada 2026, sekaligus menyiapkan KUR Perumahan Rp500 miliar dan proyek Kota Baru untuk dukung Program 3 Juta Rumah.
Bank BSN mencatat lonjakan kinerja usai spin off dari BTN. Aset tembus Rp73 triliun, laba naik 313 persen, dan kini menjadi bank syariah terbesar kedua di Indonesia.