Sebutan santri selama ini digunakan untuk menyebut orang-orang yang sedang atau pernah memperdalam ilmu agama di pondok pesantren. Berikut asal usul dan makna dari sebutan santri.
Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatuth Thalibin, Rembang, KH Ahmad Mustofa Bisri yang akrab disapa Gus Mus, menyampaikan dua pesan penting untuk para santri, baik yang saat ini masih mondok atau pun sudah menjadi alumni.
Santri harus percaya diri. Karena, Santri bisa jadi presiden, wakil presiden, menteri, bupati, dan bisa jadi apa saja. Selamat hari santri, semoga benar-benar menjadi inspirasi, tutup Gus Yaqut.
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan santri adalah pemenang masa depan. Hal tersebut disampaikan Menag Yaqut pada Webinar Internasional dalam rangka menyambut Hari Santri 2021.
Masyarakat kadang salah memaknai ujian tes masuk ke sebuah pesantren. Mereka menganggap pesantren mesti menerima semua calon santri dan modal masuk pesantren hanya harus memiliki kemauan saja. Berikut alasan pesantren menyeleksi calon santrinya.
Memperingati Hari Santri tahun ini, Kementerian Agama membuka Pameran Pesantren Virtual (Pesantren Virtual Exhibition) yang berlangsung pada 16-20 Oktober 2021. Ada 100 pesantren terpilih yang mendapat kesempatan untuk ikut ambil bagian dalam pameran ini.
Pesantren di Indonesia ternyata tidak hanya jadi tempat belajar bagi masyarakat Indonesia. Namun juga jadi rujukan umat Islam dari berbagai negara. Salah satunya adalah Abdul Adzim, santri asal Kamboja yang tengah menempuh pendidikan di Ponpes Darullughah Waddawah, Pasuruan.
Pada awalnya, Hari Santri Nasional akan ditetapkan pada 1 Muharram mengikuti penanggalan hijriah. Namun, Nahdlatul Ulama (NU) sebagai pengusung ide tersebut mengajukan tanggal 22, Presiden Jokowi akhirnya menyetujui usulan tersebut.
Prof. Dr. H. Nadirsyah Hosen, LL.M., M.A. (Hons), Ph.D adalah profesor di Monash University Australia. Namun siapa sangka, pria yang akrab disapa Gus Nadir ini dulunya adalah seorang santri kampung di sebuah pondok pesantren di Cirebon.