Fitrah manusia adalah menjalani kehidupan sesuai dengan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Itulah alasan manusia seringkali menyesal ketika berbuat dosa.
Dia menambahkan, Allah juga akan tidak akan meremehkan dan menerima amalan hamba-Nya sekecil apapun. Terlebih bila dilakukan dengan ikhlas tanpa pamrih karena Allah SWT, maka akan mendapat pahala yang sangat besar.
Dia mengungkapkan bahwa iman yang kuat dapat menjadi benteng kokoh terhadap kesesatan duniawi. Dengan begitu, otomatis akan melahirkan al-haya atau rasa malu melanggar prinsip syariat.
Kaum muslimin harus berhati-hati efek dosa besar akibat pergaulan bebas. Mereka yang berbuat zina tidak akan pernah menemukan kesenangan di dalam hidupnya.
Ada 2 cara bertaubat dari perbuatan dzalim. Seorang muslim harus segera menyesali perlakuan buruk tersebut sebelum menyesal dan mendapat balasan Allah SWT.
Pendakwah Ustaz Khalid Basalamah (KHB) menjelaskan, dzikir di pagi hari dan petang dapat menggugurkan dosa meskipun dosa tersebut seluas lautan. Ini sebagaimana sabda Nabi SAW dalam hadis riwayat muslim nomor 2691.
Adapun di dunia ada berbagai macam hukuman yang akan dirasakan oleh seorang pendosa. Salah satunya adalah dengan olokan atau cibiran yang terlontar dari mulut seseorang kepada si pendosa tersebut.
Orang yang bunuh diri bukan kafir tetapi dia melakukan dosa besar, terancam dengan neraka jahanam sebagaimana dosa-dosa besar yang lainnya seperti seorang berzina tiba-tiba meninggal dunia,
Dalam Islam, membunuh merupakan dosa besar, baik pembunuhan berencana maupun tidak. Pendiri Quantum Akhyar Institute, Ustadz Adi Hidayat (UAH), menjelaskan, Allah memberikan empat ancaman kepada para pembunuh jika tidak bertaubat.
Ada 7 dosa yang membinasakan, sehingga harus dijauhi umat. Beberapa dosa tersebut sudah menjadi hal biasa di zaman sekarang, namun tetap dihukumi haram.
Kemaksiatan yang dilakukan oleh dukun akan mempengaruhi kesalihannya, khususnya bila dukun itu seorang muslim. Apalagi, dia juga turut menjerumuskan orang lain yang datang kepadanya.