Syaikhu menjelaskan, saat ini rakyat masih berjuang bangkit kembali setelah terdampak secara ekonomi akibat pandemi Covid-19. Tapi ironisnya, pemerintah justru akan menaikkan harga BBM dan solar bersubsidi.
BEM RI juga mendesak pemerintah untuk mengevaluasi penetapan anggaran subsidi energi yang sangat besar tersebut. Apalagi, sebagian besar anggaran subsidi energi itu, yakni sekitar 80 persen, dinikmati masyarakat mampu atau orang-orang kaya.
Isu kenaikan harga BBM yang disebut bakal diumumkan 1 September 2022 belum nampak. Meski demikian, pengamat kebijakan publik menilai pemerintah harus cermat dalam mengambil keputusan.
Pengamat ekonomi dan keuangan syariah, Irfan Syauqi Beik mengatakan Islam mengajarkan prinsip pengendalian diri dalam konteks konsumsi barang dan jasa.
PT Pertamina (Persero) mengumumkan perubahan harga bahan bakar minyak (BBM) Umum alias non subsidi, yakni Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex. Penyesuaian harga baru ini berlaku mulai 1 September 2022.
PT Pertamina (Persero) menyatakan telah berhasil melakukan efisiensi program operasional. Hingga Juli 2022, Pertamina sukses menghemat biaya operasional sekitar Rp 6 triliun.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif memberi sinyal kemungkinan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) segera naik. Menteri EDSM isyaratkan kenaikan bulan depan.
Sri Mulyani menegaskan, BLT segera dibayarkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) sebesar Rp150.000 dikalikan empat kali. Secara total BLT tersebut senilai Rp600.000 setiap penerima.
Ada tips hemat jalan-jalan saat BBM naik. Meski harga bensin per liter di SPBU melonjak, Sahabat Langit7 bisa tetap tenang menyikapi kebijakan tersebut.
MUI menerima setiap permohonan fatwa, termasuk pembelian BBM bersubsidi. Namun, hingga saat ini MUI belum menerima permohonan fatwa terkait pembelian BBM bersubsidi.