Muktamar Aisyiyah ke-48 yang digelar di Surakarta menghasilkan 10 poin terkait Komitmen Perempuan Berkemajuan. Pandangan ini merupakan ideologi persyarikatan Muhammadiyah Aisyiyah tentang perempuan dalam aspek kehidupan.
Tak hanya pengecekan gula darah gratis, stand yang diisi oleh pihak Rumah Sakit Mitra Medika Narom, Bekasi, Cikarang, Jawa Barat ini juga melayani konsultasi tanpa dipungut biaya sepeser pun.
Pemerintah Kabupaten Klaten disebut akan menggratiskan sejumlah objek wisata selama penyelenggaraan Muktamar Muhammadiyah ke-48 di Solo pada 18-20 November.
Karnaval bertajuk 'Semangat Bermuktamar Dalam Kegembiraan dan Optimisme' ini diselenggarakan dalam rangka menyambut Muktamar Muhammadiyah & Aisyiyah ke-48.
Muhammadiyah punya program tiada hari tanpa peresmian. Gedung-gedung pendidikan, gedung-gedung dakwah, gedung-gedung sosial yang dibutuhkan masyarakat.
Adapun para peserta karnaval berasal dari PCM Muhammadiyah se-Kabupaten Bekasi, organisasi otonom Muhammadiyah se-Kabupaten Bekasi, dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) se-Kabupaten Bekasi. Total peserta mencapai 2.700.
Slamet menuturkan, muktamirin yang hendak menginap juga akan dijamu oleh takmir masing-masing masjid. Pihak dari masing-masing masjid pun telah mengumpulkan donasi untuk keperluan muktamirin.
Menurut Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Muti , ini adalah wujud dari paham Islam berkemajuan yang senantiasa fleksibel dan dinamis dalam merespon perubahan zaman.
Salah satu agenda Muktamar ke-48 Muhammadiyah di UMS adalah Malam Mangayubagyo. Rektor UMS yang juga merupakan Ketua Panitia Penerima Muktamar 48, Sofyan Anis menyebut Malam Mangayubagyo diharapkan menjadi sarana hiburan bagi penggembira.
Prof. Dr. Din Syamsuddin, merekomendasikan beberapa nama di antaranya incumbent Haedar Nashir. Selain itu ada Ketua Umum, Abdul Muti, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jateng KH Tafsir.