Menteri Kesehatan RI (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyampaikan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam kerangka pembangunan sektor kesehatan di Tanah Air.
Program ini diselenggarakan karena ketersediaan tenaga kesehatan spesialis di fasyankes di seluruh Indonesia, terutama penyakit kronis masih sangat kurang.
Budi Gunadi Sadikin mengatakan salah satu hal terpenting mencapai tahapan endemi adalah pemahaman masyarakat terkait perilaku hidup sehat yang merupakan tanggung jawab masing-masing individu.
Pada masa transisi, penyelarasan kebijakan dilakukan secara menyeluruh dan bertahap. Hal ini dilakukan agar semua pihak dapat memahami kondisi ini dengan baik.
Kementerian Kesehatan menambahkan tiga vaksin wajib, yakni vaksin Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV), vaksin Rotavirus, dan vaksin Human Papilloma Virus (HPV).
Sebelumnya, penyakit mulut dan kuku atau PMK telah masuk Boyolali, Jawa Tengah. Sebanyak 15 ekor sapi milik salah seorang warga Desa Singosari, Kecamatan Mojosongo, positif terjangkit PMK.
Tiga kasus pertama di Indonesia dilaporkan pada tanggal 27 April, beberapa hari setelah Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyampaikan adanya kejadian luar biasa atau outbreak penyakit ini di Eropa.
Sebelumnya di bulan Desember 2021, Menkes Budi mengatakan pemerintah telah melakukan Sero. Hasilnya menunjukkan bahwa sekitar 88,6 persen dari masyarakat Indonesia sudah memiliki antibodi.
Laboraturium tersebut juga menjadi dealer resmi Oxford Nanopore Technologies (ONT) dan mendapatkan sertifikasi pemberi layanan sequencing dari ONT untuk membantu mengedepankan penelitian di Indonesia.
Di dunia ada 800 juta orang dengan obesitas, yang berdampak buruk bukan hanya pada kesehatan. Namun juga pada sektor ekonomi, yang menelan 1 juta dolar sebagai konsekuensi medis dari obesitas, ujar Budi.