LANGIT7.ID - , Jakarta - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan saat ini obesitas menjadi masalah global, bukan hanya di negara maju tapi juga di negara berkembang. Hal tersebut disampaikan Budi Gunadi dalam webinar Hari Obesitas Sedunia, "Berani Ganti Ukuran Baju, Siapa Takut!", Sabtu (5/3/2022).
"Di dunia ada 800 juta orang dengan obesitas, yang berdampak buruk bukan hanya pada kesehatan. Namun juga pada sektor ekonomi, yang menelan 1 juta dolar sebagai konsekuensi medis dari obesitas," ujar Budi.
Baca juga: Porang Suplemen Bagi Penderita Diabetes dan ObesitasDi Indonesia, lanjut Budi, angka obesitas dalam satu dekade semakin meningkat. Satu dari tiga orang dewasa mengalami obesitas sentral dan satu dari lima anak mengalami obesitas.
"Ada hal yang harus menjadi perhatian bersama yakni spektrum dari obesitas itu sendiri, karena ia sangat luas, dan bisa terjadi mulai dari bayi hingga lansia," pungkasnya.
Lebih lanjut, Budi berkata, penyebab obesitas bersifat multifaktor. Karenanya pendekatan untuk mencegah dan mengobati obesitas harus dilakukan dengan melibatkan semua pihak.
"Sudah tugas kita bersama untuk membangun kesadaran dan kepedulian masyarakat, akan pentingnya menjaga pola makan agar seimbang, rutin melakukan aktivitas fisik dan mengelola stres serta mengurangi stigma orang-orang yang hidup dengan obesitas guna mencapai target angka penurunan obesitas," ungkapnya.
Baca juga: Jepang Jadi Negara Paling Serius Tangani ObesitasMaka itu, pada hari obesitas sedunia ini bisa dijadikan momentum untuk melakukan tindakan nyata mulai dari diri sendiri dan mendorong semua pihak untuk mengambil peran dalam mencegah dan mengendalikan obesitas.
(est)