Pada sesi penanaman, para pemimpin negara berbaris di bibir undakan kayu dengan bibit mangrove masing-masing. Secara serempak mereka memasukkan bibit ke lubang yang disediakan dan menutupnya menggunakan cangkul.
Kepala Pusat Penelitian Sekolah Pascasarjana Universitas Nasional (UNAS), Dr Robi Nurhadi, menilai Indonesia memiliki peluang untuk menjadi juru damai perang Rusia-Ukraina pasca KTT G20 di Bali.
Eks Duta Besar Indonesia untuk Australia dan Tiongkok, Prof. Imron Cotan, menilai Indonesia berhasil memainkan peran sebagai presidensi KTT G20 di Bali. Sebagai tuan rumah, Indonesia bisa menghadirkan kehangatan sehingga negara-negara yang sedang tegang bisa duduk bersama.
Rangkaian KTT G20 di Bali resmi berakhir pada Rabu (16/11/2022). Pada sesi penutup Presiden Joko Widodo menyerahkan tampuk presidensi G20 kepada India yang akan memegang presidensi G20 pada tahun 2023.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 berhasil meningkatkan perekonomian Bali.
Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali menghasilkan deklarasi yang terdiri 51 poin. Salah satu poin penting Deklarasi Pemimpin G20 atau G20 Leaders Bali Declaration adalah permintaan kepada Rusia untuk menghentikan invasi ke Ukraina.
G20 di Bali menjadi platform global memperkuat dialog, kerja sama internasional, sekaligus sarana menyelesaikan krisis global yang bersifat multidimensi.
Ibu Negara Iriana Joko Widodo bertemu dengan para pendamping pimpinan negara dan lembaga internasional di tengah rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali, 14-15 November 2022.
Menurut Jokowi, krisis multidimensional yang tengah dihadapi dunia membawa tantangan tersendiri bagi pembangunan infrastruktur di negara berkembang, termasuk melalui penyusutan ruang fiskal.
Jokowi menilai G20 berhasil membentuk pandemic fund. Adapun inisiatif tersebut harus diikuti penambahan kontribusi pendanaan agar berfungsi secara optimal.
Mayoritas warga juga optimis perhelatan G20 akan meningkatkan pengetahuan dunia internasional tentang berbagai potensi yang ada di Indonesia. Hal tersebut dinilai dapat meningkatkan peluang investasi mancanegara di Indonesia.