Semarak Idul Adha juga dirasakan rakyat Palestina di kamp-kamp di Yordania, pengungsian yang menampung rakyat Palestina ini hidup dalam kondisi memprihatinkan
NUMUH (NU-Muhammadiyah) di Grand Wisata Bekasi menyelenggarakan Sholat Idul Adha bersama pada 17 Juni 2024. Acara ini menggabungkan tradisi kedua organisasi secara harmonis, dengan khotib dari NU namun tata cara Muhammadiyah. Pengurus Ranting berhasil memadukan perbedaan syariat dasar dan operasional, mempertimbangkan kebutuhan lokal masyarakat majemuk, sambil tetap mempertahankan identitas masing-masing organisasi.
Sekretaris Umum PPM, Prof Dr. Abdul Mu'ti, mengunjungi Tiongkok atas undangan pemerintah setempat. Dalam pertemuan dengan Wakil Menteri Luar Negeri Chen Xiaodong, Tiongkok mengapresiasi kontribusi Muhammadiyah dan berkomitmen meningkatkan kerjasama di bidang pendidikan dan kesehatan.
Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr. Haedar Nashir dalam menyambut Hari Raya Idul Adha menyerukan kepada Ummat Islam, dalam menunaikan ibadah Idul Adha dan pelaksanaan penyembelian hewan kurban, hendaknya dilakukan dengan penuh penghayatan.
Lembaga pemeringkatan Quacquarelli Symonds (QS) merilis hasil pemeringkatan kampus terbaik di seluruh dunia dalam World University Rankings (WUR) 2025.
Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat dan Jawa Tengah menindaklanjuti instruksi PP Muhammadiyah untuk memindahkan dana dari Bank Syariah Indonesia (BSI) ke bank-bank syariah lain. Proses penarikan sedang berlangsung dan diperkirakan selesai pertengahan Juni, dengan kendala utama pada pembiayaan dan kredit.
Penarikan dana sebesar Rp13 triliun oleh Muhammadiyah dari PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) memang tidak berdampak signifikan terhadap kinerja bank syariah tersebut. Namun, analis mengimbau investor untuk menahan diri sementara sebelum membeli atau menjual saham BRIS.
Muhammadiyah menarik dana sebesar Rp13 triliun dari PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS). Menurut Nafan Aji Gusta dari Mirae Asset Sekuritas, penarikan dana tersebut hanya mewakili 0,04 persen dari total Dana Pihak Ketiga (DPK) BRIS, sehingga dampaknya tidak terlalu signifikan.
Tulisan ini membahas hubungan Muhammadiyah dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) sejak 2020, termasuk dorongan Muhammadiyah untuk fokus pada UMKM, permasalahan sistem transaksi BSI, dan keputusan PPM untuk konsolidasi dana setelah kecewa pada hasil RUPS BSI 2024.
Muhammadiyah terus bergerak mendekati rakyat bawah. Salah satu yang menjadi fokus Muhammadiyah melalui Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) adalah membangun kampung nelayan berkemajuan.
PWM Jawa Tengah menarik dana amal usaha Muhammadiyah dari BSI, mengalihkan sebagian besar ke Bank Jateng Syariah, dengan konsolidasi dan komunikasi aktif bersama mitra perbankan syariah lainnya.