Melalui PLN Jakarta, aksi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini telah menjangkau Rumah Sakit Islam Cempaka Putih dan RSUD Pasar Minggu.
Selain petani buah naga, PLN juga menerapkan Electrifying Agriculture berupa lampu untuk tanaman bawang dan hidroponik, hingga pompa untuk irigasi persawahan dan tambak udang.
Pengujian oksigen dilakukan di Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan Jakarta (BPFK Jakarta). Berhasil mendapatkan sertifikat inspeksi pada 5 Agustus 2021 oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Pemerintah juga berharap ke depannya akan semakin terbuka peluang bagi PLN untuk ikut berkontribusi dalam penyedian ketenagalistrikan bagi lokasi-lokasi Blok Migas lainnya.
Wilayah Kerja (WK) Rokan, sebagai bukti nyata mendukung keberlanjutan blok migas yang menyumbang 25 persen dari total produksi minyak nasional. Rokan diambil alih dari PT Chevron Pacific.
Digitalisasi akan membuat PLN bisa bergerak dengan cara pikir baru, cara berkomunikasi yang lebih efisien, cara memonitor yang lebih luas jangkauannya dan lebih terintegrasi.
Beroperasinya tiga tower membuat kelistrikan di Pulau Timor menjadi lebih andal. Sistem kelistrikan Pulau Timor memiliki daya mampu 185 Megawatt (MW) dengan beban puncak 95 MW.
PLN telah mewujudkan dukungan pada industri untuk 10 Konsumen Tegangan Tinggi (KTT) di wilayah Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta dengan total daya 429.500 kVA.
PLN bahkan telah menuntaskan pembangunan infrastruktur Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) atau Tol Listrik Flores sepanjang 864 kilometer sirkuit (kms) senilai Rp1,1 Triliun yang tersambung dari Labuan Bajo hingga Maumere pada 30 Juli 2021.
PLN juga perkenalkan teknik pertanian dengan media hidroponik ke petani, harapannya agar tetap produktif menghasilkan produk pertanian meski dengan lahan yang terbatas.
Capaian itu hasil dari keberhasilan program intensifikasi yang dilaksanakan PLN. Semester I 2021, PLN merilis berbagai program promosi tambah daya yang memudahkan pelanggan.