Semua capaian positif Indonesia dalam mengendalikan pandemi Covid-19 menunjukan kemampuan adaptasi, kesigapan dan resiliensi seluruh masyarakat dalam penanganan pandemi.
Selain meninjau fasilitas karantina, Ketua Satgas juga memantau implementasi alur skrining kesehatan agar dapat berjalan kondusif di lapangan. Pemantauan ini dilakukan untuk mencegah kerumunan akibat antrian panjang penumpang.
Satgas Covid-19 mencatat adanya penambahan sebanyak 415.390 orang. Secara keseluruhan, penduduk Indonesia yang mendapatkan vaksinasi dosis kedua atau lengkap berjumlah 107.051.563 orang.
Untuk vaksinasi dosis kedua, Satgas Covid-19 mencatat adanya penambahan sebanyak 615.635 orang. Secara keseluruhan, penduduk Indonesia yang mendapatkan vaksinasi dosis kedua atau lengkap berjumlah 106.636.173 orang.
Setiap pelanggar ketentuan karantina mandiri akan ditindak tegas. Misalnya, dengan mengembalikan lagi ke tempat karantina terpusat. Bila masih tidak kooperatif, berlaku sanksi sebagaimana diatur dalam Pasal 14 UU Wabah Penyakit Menular dan Pasal 93 UU Kekarantinaan Kesehatan.
Sebanyak 645.087 masyarakat mendapatkan dua dosis vaksinasi Covid-19 hari ini. Secara keseluruhan, sebanyak 101.794.596 penduduk Indonesia sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis lengkap.
Tujuan Addendum SE ini adalah untuk melakukan pemantauan, pengendalian, dan evaluasi dalam rangka mencegah terjadi peningkatan penularan Covid-19, termasuk varian baru B.1.1.529.
Badan kesehatan dunia dengan para pakarnya pun sepakat untuk menetapkan varian yang ditemukan di awal Bulan November 2021 ini menjadi Variant of Concern.
Rata-rata setiap harinya warga usia minimal 18 tahun yang divaksinasi sebanyak 2.955 orang. Sedangkan vaksinasi dosis kedua untuk warga usia minimal 18 tahun mencapai 944.168 orang atau 68,75 persen.
Untuk menekan angka penularan Covid-19 selama acara berlangsung, pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah meluncurkan Gerakan Mobil Masker untuk Masyarakat.