home edukasi & pesantren

Kisah Uwais Al-Qarni: Terlupakan di Bumi, Terkenal di Langit

Rabu, 02 Maret 2022 - 22:00 WIB
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
KH Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha) menjuluki Uwais Al-Qarni sebagai wali kutub. Beliau termasuk tabi’in yang masih hidup pada masa Rasulullah, namun tidak pernah bertemu Baginda.

Uwais tinggal di daerah Qarn, Yaman. Ia tumbuh dalam keadaan yatim. Maka itu, ia melimpahkan kasih sayang kepada sang ibu. Sebagian besar hidup dijalaninya untuk berbakti kepada sang ibu yang berpenyakit lumpuh dan buta.

Saat dakwah Islam sampai ke Yaman, ia termasuk salah seorang yang mengucapkan syahadat. Namun, ia merasa sangat sedih karena tidak bisa berjumpa dengan Rasulullah. Cerita mengenai perjuangan dan dakwah Islam hanya didengar melalui tetangga dan teman-temannya.

Baca juga: Mengenal Sufi dan Tasawuf, Jalan Spiritual Abu Dzar Al-ghifari hingga Uwais Al Qarni

Kerinduantak bisa ia bendung. Tapi di sisi lain, ia tak bisa meninggalkan sang ibu seorang diri. Setiap hari hatinya gelisah. Pada suatu hari, ia mendekati sang Ibu dan meminta izin bertemu dengan Rasulullah di Madinah.

Sang Ibu memahami kerinduan Uwais. Namun, sang ibu berpesan agar segera kembali Jika sudah bertemu dengan Rasulullah. Ia pun bergegas dengan perasaan gembira dan menyiapkan segala keperluan untuk sang ibu setelah pergi ke Madinah.

Uwais menempuh perjalanan 400 km dari Yaman ke Madinah. Saat tiba di kota nabi, ia langsung ke rumah Rasulullah. Namun rupanya Rasulullah tengah berada di medan perang. Sehingga, Uwais hanya ditemui oleh ibunda Aisyah.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
sirah gus baha hikmah kisah sahabat rasulullah
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya