home edukasi & pesantren

Perkembangan Pendidikan Islam di Rusia

Jum'at, 04 Maret 2022 - 18:00 WIB
Foto: istimewa
Setelah Uni Soviet runtuh, agama dan pendidikan Islam berkembang pesat, terutama di daerah Kaukasus Utara. Di Dagestan misalnya, antara 1987 dan 1996, banyak banyak lembaga pendidikan Islam berdiri. Ada 670 maktab, 25 madrasah, dan 13 universitas Islam yang memiliki puluhan cabang regional.

Sebenarnya, sistem pendidikan Islam di Kaukasus Utara mulai terbentuk saat Islam masuk ke wilayah tersebut. Pendidikan itu terdiri dari maktab (sekolah dasar Islam) dan madrasah (sekolah menengah).

Lembaga pendidikan itu sangat efektif dan memberikan dampak positif bagi pendidikan warga setempat. Lembaga pendidikan Islam sangat bergengsi dan sangat diminati. Para pendidik tidak hanya mengajari siswa, tapi turut mendidik mereka untuk menyebarkan ilmu pengetahuan ke daerah-daerah sekitar.

Hal yang menarik adalah lembaga-lembaga itu berdiri secara independen. Lembaga itu bisa bertahan melalui sedekah para orang tua siswa, zakat, hingga wakaf. Pada saat yang sama, lembaga-lembaga Islam diakui pemerintah kekaisaran.

Baca juga: Muhammadiyah Sebut Perang Rusia-Ukraina Bukan Masalah Agama

Sejak paruh kedua abad ke-19 hingga 1917, terjadi peningkatan pesat jumlah masjid, madrasah, maktab di wilayah-wilayah berbahasa Turki, termasuk Volga Tengah dan Bawah, Siberia Barat, dan Ural Selatan.

Pendidikan Islam di Volga Tengah di Rusia Tsar berkontribusi pada Islamisasi orang-orang Turki di wilayah tersebut. Lembaga itu juga meletakkan dasar bagi perkembangan Islam modernis di Rusia.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
pendidikan islam rusia sejarah islam islam di mancanegara islam di eropa
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya