Mengenal Berke Khan, Penguasa Mongol Pertama yang Masuk Islam
Muhajirin
Rabu, 09 Maret 2022 - 20:30 WIB
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
Berke Khan hidup pada abad ke-13. Dia adalah cucu Djenghis Khan dari putra sulungnya, Jochi. Djenghis Khan adalah pendiri kerajaan Mongol dan seorang panglima perang yang terkenal kejam.
Saat berada di Kota Saray-Jük, di ujung barat Kazakhstan modern, Berke Khan bertemu dengan kafilah dari kota Bukhara. Dia lalu menanyai musafir itu tentang kepercayaan yang mereka anut.
Seorang ulama sufi yang ikut dalam rombongan tersebut lalu menjelaskan tentang Islam kepada Berke Khan. Singkat cerita, Berke Khan masuk Islam dan menjadi orang Mongol pertama yang menerima Islam. Saudara laki-laki Berke, Tukh-Timur juga masuk Islam.
Perang dengan Hulagu
Keponakan Berke Khan, Hulagu, memerintah Persia Utara. Dia diberi instruksi oleh saudaranya, Mongke, untuk memasukkan wilayah dari Persia ke Mesir ke dalam Kekaisaran Mongol.
Pada 1256 M, Hulagu berangkat membawa kurang lebih 100 ribu pasukan. Dia pertama kali menuju benteng gunung Ismailiyah, sebuah sekte Syiah. Dalam setahun, Ismailiyah menyerah. Pemimpin sekte tersebut, Rukn ad-Din Kurshah, ditangkap dan dibunuh.
Baca juga: Benarkah Rusia Bangsa Rum dalam Nubuat Rasulullah SAW?
Saat berada di Kota Saray-Jük, di ujung barat Kazakhstan modern, Berke Khan bertemu dengan kafilah dari kota Bukhara. Dia lalu menanyai musafir itu tentang kepercayaan yang mereka anut.
Seorang ulama sufi yang ikut dalam rombongan tersebut lalu menjelaskan tentang Islam kepada Berke Khan. Singkat cerita, Berke Khan masuk Islam dan menjadi orang Mongol pertama yang menerima Islam. Saudara laki-laki Berke, Tukh-Timur juga masuk Islam.
Perang dengan Hulagu
Keponakan Berke Khan, Hulagu, memerintah Persia Utara. Dia diberi instruksi oleh saudaranya, Mongke, untuk memasukkan wilayah dari Persia ke Mesir ke dalam Kekaisaran Mongol.
Pada 1256 M, Hulagu berangkat membawa kurang lebih 100 ribu pasukan. Dia pertama kali menuju benteng gunung Ismailiyah, sebuah sekte Syiah. Dalam setahun, Ismailiyah menyerah. Pemimpin sekte tersebut, Rukn ad-Din Kurshah, ditangkap dan dibunuh.
Baca juga: Benarkah Rusia Bangsa Rum dalam Nubuat Rasulullah SAW?