UAS: Perbaikan Akhlak Jadi Kunci Kesuksesan Ramadhan
Jaja Suhana
Jum'at, 15 April 2022 - 00:05 WIB
Ilustrasi. Foto: Istimewa.
Ramadhan 1443 Hijriah jadi momentum meningkatkan amal ibadah. Selain amal ibadah, perbaikan akhlak juga jadi kunci seorang muslim sukses menjalani puasa Ramadhan.
Hal itu disampaikan pendakwah Ustaz Abdul Somad (UAS). Ia mengingatkan umat muslim jangan terpaku pada ritual ibadah, tetapi juga harus fokus pada perbaikan karakter atau akhlak.
"Mana yang paling besar pahalanya, apakah seorang perempuan yang ke masjid shalat tarawih, witir, baca Qur'an, i'tikaf, atau perempuan yang menjaga anaknya di rumah namun tetap zikir istiqamah? Yang paling besar pahalanya adalah yang paling ikhlas, paling khusyuk, dan paling takut sama Allah," ujar UAS dalam kajian virtual melalui Youtube Ustaz Abdul Somad Official, dikutip Kamis (14/4/2022).
Baca Juga:Gapai Berkah Ramadhan, UAS: Tidak Bisa Dilakukan Sembarangan
Menurut alumnus Universitas Al Azhar Mesir itu, perempuan yang menjaga dan merawat anaknya di rumah sama dengan pahala jihad yang dilakukan suami di luar. Hal itu merupakan bentuk keadilan Allah bagi kaum perempuan yang tidak bisa beribadah di masjid selama Ramadhan.
Namun demikian, UAS tidak menyalahkan perempuan yang datang ke masjid. UAS menyampaikan, seorang suami hendaknya tidak melarang istri yang hendak pergi ke Masjid.
Baca Juga:Wardah Nafisah: Anak Kiai Kuliah di Inggris, Belajar Sambil Mengasuh Anak
Hal itu disampaikan pendakwah Ustaz Abdul Somad (UAS). Ia mengingatkan umat muslim jangan terpaku pada ritual ibadah, tetapi juga harus fokus pada perbaikan karakter atau akhlak.
"Mana yang paling besar pahalanya, apakah seorang perempuan yang ke masjid shalat tarawih, witir, baca Qur'an, i'tikaf, atau perempuan yang menjaga anaknya di rumah namun tetap zikir istiqamah? Yang paling besar pahalanya adalah yang paling ikhlas, paling khusyuk, dan paling takut sama Allah," ujar UAS dalam kajian virtual melalui Youtube Ustaz Abdul Somad Official, dikutip Kamis (14/4/2022).
Baca Juga:Gapai Berkah Ramadhan, UAS: Tidak Bisa Dilakukan Sembarangan
Menurut alumnus Universitas Al Azhar Mesir itu, perempuan yang menjaga dan merawat anaknya di rumah sama dengan pahala jihad yang dilakukan suami di luar. Hal itu merupakan bentuk keadilan Allah bagi kaum perempuan yang tidak bisa beribadah di masjid selama Ramadhan.
Namun demikian, UAS tidak menyalahkan perempuan yang datang ke masjid. UAS menyampaikan, seorang suami hendaknya tidak melarang istri yang hendak pergi ke Masjid.
Baca Juga:Wardah Nafisah: Anak Kiai Kuliah di Inggris, Belajar Sambil Mengasuh Anak