LANGIT7.ID - , Jakarta - Bulan suci Ramadhan merupakan bulan istimewa yang penuh dengan keberkahan, ampunan, rahmat, dan kasih sayang Allah SWT. Sungguh, merupakan suatu kenikmatan tersendiri jika Anda mendapatkannya.
Ustadz Abdul Somad mengatakan untuk mendapatkan keberkahan dari Ramadhan, tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Menurut da'i yang biasa disapa UAS ini, untuk mendapat berkah Ramadhan adalah harus tahu bahwa ini bulan istimewa.
Baca juga: Ini Nasihat Ustaz Abdul Somad Soal Persatuan Umat di Tengah Perbedaan"Jadi ada keinginan untuk mendapatkan yang diketahui. Misal saya tahu itu ustadz, maka saya ingin kenalan dengannya. Saya tahu itu artis taubat jadi saya ingin wawancara dan lainnya," ujar Ustadz Somad dalam acara bertajuk "Kunci Menggapai Keberkahan Ramadhan," Rabu (6/4/2022).
Jadi, UAS melanjutkan, ada keinginan untuk mendapatkan apa yang ada di dalam Ramadhan, ingin mendapatkan kemuliaan tarawih dan seterusnya. Kemudian, menganggap ini adalah kesempatan terakhir. Misalnya jika shalat, maka shalatlah seakan-akan itu ibadah terakhir.
Kemudian, ada target yang ingin dicapai di bulan Ramadhan ini.
"Pikirkan target apa yang mau Anda capai. Kalau kamu minta kepada Allah maka mintalah Firdaus, surga tertinggi, yakni tempat paling mulia," ungkapnya.
Baca juga: Ustaz Abdul Somad Paparkan 3 Manfaat Datang ke Majelis IlmuUsahakan pasang target paling tertinggi, misal khatam Al-Qur'annya berapa kali, lalu tarawih yang lengkap dengan tausiahnya berapa dan lainnya.
"Jadi ada target-target yang ingin dicapai, sehingga ketika itu tercapai Insya Allah keberkahan-keberkahan Ramadhan itu bisa didapatkan," kata UAS.
Lebih lanjut UAS menjelaskan, berkah itu sifatnya gaib, tidak terlihat. Bukan sesuatu yang bisa dihitung dari materi atau jabatan yang menandakan hidupnya berkah.
"Jadi kita dikeluarkan dari pandangan yang bersifat materialistis, kebendaan, menjadi pandangan yang lebih besar atau bersifat spiritualistik. Spiritual adalah sesuatu yang batin," pungkasnya.
Baca juga: Ustadz Abdul Somad: Maulid Jadi Momen Kenalkan Anak-Anak pada RasulullahMengapa demikian? Karena Islam tidak dianjurkan untuk mengukur sesuatu dari fisik.
"Misal setelah Ramadhan badan Anda lebih berisi daripada sebelumnya dan Anda mengartikan itu berkah, tidak bisa seperti itu. Yang harus dianggap sebagai berkah setelah Ramadhan shalat Anda menjadi lebih rajin, sedekahnya lebih kencang, sabarnya lebih kuat dan lainnya," pungkasnya.
(est)