Dosen Universitas Andalas: Pemimpin Harus Miliki Semangat Menuntut Ilmu
Fifiyanti Abdurahman
Senin, 18 April 2022 - 14:53 WIB
Ilustrasi strategi menuntut ilmu. Foto: Langit7/iStock
Program pengembangan kepemimpinan bagi para aktivis mahasiswa, Bakti Nusa, menggelar Uswah Leadership Class, bertajuk “Cendekia: Memakna Perintah Al-Qur’an, Mengembara Menuntut Ilmu”.
Dalam kelas yang digelar berseri ini, para peserta diajak untuk menguatkan nilai profil program khususnya cendekia.
Dosen Universitas Andalas sekaligus Manajer Bakti Nusa wilayah Padang, Aadrean, menyampaikan seorang pemimpin harus memiliki semangat menuntut ilmu, bahkan hingga merantau ke luar kota asal maupun luar negeri.
Baca juga: Emil Dardak: Ramadhan Momen Terbaik Latih Jiwa Kepemimpinan
Ia menambahkan, dalam memahami kekuasaan Allah SWT, seorang pemimpin memerlukan ilmu untuk bisa memaknai lebih dalam dari setiap tanda-tanda-Nya. Caranya dengan memperkaya pengetahuan serta wawasan dalam konteks sejarah.
“Sejarah itu sangat diperlukan, sebab kita tidak perlu mengulangi kesalahan yang sama dan bisa belajar dari yang sudah ada sebelumnya. Menariknya lagi, porsi terbesar dalam Al-Qur’an itu adalah sejarah (kisah),” kata Aadrean melalui keterangan resminya yang dikutip Senin, (18/4/2022).
Lebih lanjut, Aadrean memaparkan tiga hal penting sebagai strategi untuk lanjut studi ke luar negeri.
Dalam kelas yang digelar berseri ini, para peserta diajak untuk menguatkan nilai profil program khususnya cendekia.
Dosen Universitas Andalas sekaligus Manajer Bakti Nusa wilayah Padang, Aadrean, menyampaikan seorang pemimpin harus memiliki semangat menuntut ilmu, bahkan hingga merantau ke luar kota asal maupun luar negeri.
Baca juga: Emil Dardak: Ramadhan Momen Terbaik Latih Jiwa Kepemimpinan
Ia menambahkan, dalam memahami kekuasaan Allah SWT, seorang pemimpin memerlukan ilmu untuk bisa memaknai lebih dalam dari setiap tanda-tanda-Nya. Caranya dengan memperkaya pengetahuan serta wawasan dalam konteks sejarah.
“Sejarah itu sangat diperlukan, sebab kita tidak perlu mengulangi kesalahan yang sama dan bisa belajar dari yang sudah ada sebelumnya. Menariknya lagi, porsi terbesar dalam Al-Qur’an itu adalah sejarah (kisah),” kata Aadrean melalui keterangan resminya yang dikutip Senin, (18/4/2022).
Lebih lanjut, Aadrean memaparkan tiga hal penting sebagai strategi untuk lanjut studi ke luar negeri.