Emil Dardak: Ramadhan Momen Terbaik Latih Jiwa Kepemimpinan
MuhajirinJum'at, 15 April 2022 - 12:52 WIB
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak dalam Hikmah Ramadhan LANGIT7.ID
LANGIT7.ID, Surabaya - Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menilai Ramadhan merupakan momen terbaik untuk melatih jiwa kepemimpinan. Dalam ibadah puasa, ada perintah untuk menahan diri.
Menahan diri tidak hanya dari rasa lapar dan haus, tapi juga meningkatkan kendali terhadap hawa nafsu, yakni nafsu dari segala pikiran dan tindakan negatif. Bukan berarti di luar Ramadhan diperkenankan untuk melakukan hal negatif, hanya saja di bulan Ramadhan kendali diri tersebut diintensifkan.
“Kepemimpinan juga adalah seni. Tentunya untuk bisa menahan diri kita, tidak boleh kemudian terbawa dan larut di dalam hal-hal yang berkaitan dengan emosi sesaat,” kata Emil Dardak dalam Hikmah Ramadhan LANGIT7.ID, Jumat (15/4/2022).
Oleh karena itu, bulan Ramadhan menjadi kesempatan sangat baik untuk meningkatkan mental. Tentunya, kata Emil, pemimpin hari ini bukan hanya identik dengan mereka yang memangku jabatan. Dalam hal apapun yang dikerjakan, seseorang harus memiliki jiwa kepemimpinan.
“Lebih tepatnya jiwa kepeloporan. Di mana kita memiliki kemampuan untuk membawa diri kita ke tujuan yang ditetapkan, baik secara individu maupun dalam sebuah organisasi,” ucap Emil Dardak.
Emil Dardak menyebut bahwa seseorang yang berjiwa pemimpin tidak menunggu untuk diperintah, tetapi memilih langkah dan inisiatif atau sikap proaktif dalam segala upaya mewujudkan kepeloporan dan kepemimpinan, atau sering disebut kepemimpinan 360 derajat. Baca Juga: Hikmah Ramadhan: Jangan Sia-siakan Amaliah Ibadah Puasa Ramadhan
“Tentunya kemampuan untuk menahan diri, mengendalikan diri, adalah aset terpenting, karena kita berhadapan dengan dinamika yang luar biasa di lingkungan sekitar,” jelas Emil Dardak.
Tujuan utama puasa adalah ibadah kepada Allah. Namun, manfaat puasa juga memperkuat mentalitas seorang muslim dalam mengendalikan diri dan menjadi seorang pemimpin yang lebih baik.
“Saya sendiri merasakan bagaimana di bulan ramadhan ini selalu ada reminder atau pengingat tambahan untuk semakin meningkatkan hal-hal yang baik dan menjauhkan diri dari hal-hal yang negatif seringan apapun hal negatif tersebut,” ucap Emil Dardak.