Fifiyanti AbdurahmanSenin, 11 April 2022 - 18:24 WIB
Ustadz Abdurrahman Al Habsyi. Foto: Istimewa
LANGIT7.ID - , Jakarta - Bulan Ramadhan menjadi salah satu bulan yang sangat spesial bagi umat Muslim. Karena bagi yang memaksimalkan ibadahnya di bulan ini akan mendapatkan keutamaan dari Allah subhanahu wa ta'ala.
Ustadz Abdurrahman Al-Habsyi mengatakan salah satu fadilah atau keutamaan amaliah ibadah puasa adalah yang menjadikan hamba-hamba Allah terlindungi dari kobaran api neraka.
Rasulullah SAW mengingatkan kepada hambanya bahwa, "Puasa itu sebagai perisai daripada api neraka, sebagaimana perisai yang dipakai setiap orang di antara kalian ketika melindungi diri mereka saat mereka berangkat bertempur."
Orang yang berpuasa, lanjut Habib Abdurahman, sejatinya ia sedang menjaga dirinya dari kobaran api neraka.
"Rasulullah SAW mengingatkan juga bahwa sesungguhnya bagi orang yang merasakan amaliah ibadah puasa itu ia memiliki keutamaan disaat berbuka, yakni doa yang tidak ditolak oleh Allah SWT," ujar Ustadz Abdurahman dalam tausiyah Ramadhan yang disiarkan kanal Youtube LANGIT7.ID, Jumat (11/4/2022)
Lebih lanjut, ia berkata siapa saja yang menjalankan puasa akan mendapatkan prime time, sehingga jangan disia-siakan.
"Siapa saja yang melaksanakan amaliah ibadah puasa, kemudian ia jalankan dengan sebaik-baiknya maka ketika menjelang berbuka kita punya namanya prime time, memiliki waktu yang sangat spesial sehingga jangan di sia-siakan," ucapnya.
Kebiasaan masyarakat suka melewatinya, bahkan menjalankannya atau menggunakannya untuk hal-hal yang tidak bermanfaat seperti jalan-jalan di sore hari atau ngabuburit. Padahal itu adalah waktu yang spesial.
Menjelang berbuka puasa, Nabi SAW duduk tenang 15-30 menit di rumahnya sambil berdoa, zikir, menghadirkan segala macam bentuk munajat dan permohonan kepada Allah SWT. Nabi berkata, ia akan memiliki doa yang tidak akan ditolak oleh Allah SWT.
Nabi Muhammad SAW mengingatkan kepada hambanya yang menjalani ibadah puasa, kelak di hari akhir akan mendapatkan pintu gerbang spesial untuk masuk ke ke surga. Pintu surga Ar-Rayan akan memanggil-manggil para praktisi amaliah ibadah puasa.
"Orang-orang yang melaksanakan ibadah puasa di dunia, ia akan memiliki tangga spesial khusus. Seakan-akan ada barcode pada dirinya. Di mana ketika ia berdiri di pintu tersebut, pintu itu akan terbuka untuknya dan ia dipersilahkan masuk didalamnya," lanjut Ustadz Rahman.
Sebaliknya, bagi yang tidak menjalankan amal ibadah puasa, tentu ia tidak akan bisa masuk di pintu tersebut. Dan ketika pelaku ibadah puasa sudah masuk ke dalamnya, maka pintu itu akan terkunci dan tertutup.
"Inilah keutamaan spesial yang Allah SWT persembahkan kepada hamba-hamba Allah yang melaksanakan amaliah ibadah puasa dengan sebaik-baiknya," katanya.
"Semoga kita mampu menjalankan sebaik-baiknya dan selamat melaksanakan amaliah ibadah puasa dengan sebaik-baiknya. Semoga ibadah puasa kita di tahun ini jauh lebih baik, mulia, sempurna, berkah, dan lebih bermanfaat daripada amaliah ibadah puasa di tahun-tahun sebelumnya," pungkas Habib Abdurrahman.
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.