Hasil Survei: Masalah Ekonomi Mendesak Diatasi Ketimbang Covid-19
Fajar adhitya
Selasa, 12 Juli 2022 - 21:05 WIB
Ilustrasi. (Foto: Langit7.id/iStock)
Survei lembaga Indikator Politik Indonesia merekam aspirasi masyrakat mengenai masalah mendesak yang harus diselesaikan pemerintah sepanjang lima tahun mendatang. Dalam hal ini, Covid-19 sudah tidak lagi dianggap mengkawatirkan.
Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi menjelaskan, paling banyak warga merasa masalah paling mendesak yang harus diselesaikan pemimpin nasional lima tahun ke depan adalah mengendalikan harga kebutuhan pokok. Selain itu menciptakan lapangan kerja dan mengurangi kemiskinan.
Baca Juga:Inflasi Mengancam Indonesia, Ekonom Minta Pemerintah Edukasi Masyarakat
"Jadi isu Covid-19 tinggal 1,2 persen, turun jauh. Ini beda dengan temuan kita 2020 hingga awal 2021 bahwa masalah yang harus diselesaikan pemerintah saat itu adalah Covid-19," kata Burhanuddin dalam keterangan tertulisnya, dikutip Selasa (12/7/2022).
Burhanuddin mengatakan, apa yang menjadi konsern utama masyarakat saat ini adalah masalah terjaminnya kebutuhan pokok. Sebesar 43 persen masyarakat menyatakan pemerintah harus mampu mengendalikan harga-harga kebutuhan pokok.
"Dari 10 orang Indonesia, empat di antaranya menyebut masalah yang harus diselesaikan adalah pengendalian harga kebutuhan pokok. Sekarang pertama, kedua, ketiga it’s all about economy," ujarnya.
Baca Juga:Pemerintah Berkomitmen untuk Menghapus Pekerja Anak
Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi menjelaskan, paling banyak warga merasa masalah paling mendesak yang harus diselesaikan pemimpin nasional lima tahun ke depan adalah mengendalikan harga kebutuhan pokok. Selain itu menciptakan lapangan kerja dan mengurangi kemiskinan.
Baca Juga:Inflasi Mengancam Indonesia, Ekonom Minta Pemerintah Edukasi Masyarakat
"Jadi isu Covid-19 tinggal 1,2 persen, turun jauh. Ini beda dengan temuan kita 2020 hingga awal 2021 bahwa masalah yang harus diselesaikan pemerintah saat itu adalah Covid-19," kata Burhanuddin dalam keterangan tertulisnya, dikutip Selasa (12/7/2022).
Burhanuddin mengatakan, apa yang menjadi konsern utama masyarakat saat ini adalah masalah terjaminnya kebutuhan pokok. Sebesar 43 persen masyarakat menyatakan pemerintah harus mampu mengendalikan harga-harga kebutuhan pokok.
"Dari 10 orang Indonesia, empat di antaranya menyebut masalah yang harus diselesaikan adalah pengendalian harga kebutuhan pokok. Sekarang pertama, kedua, ketiga it’s all about economy," ujarnya.
Baca Juga:Pemerintah Berkomitmen untuk Menghapus Pekerja Anak