PPPIJ: Umat Islam di Indonesia adalah yang Terbaik di Seluruh Dunia
Muhajirin
Senin, 25 Juli 2022 - 08:00 WIB
ilustrasi (langit7.id/istock)
Kepala Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (PPPIJ), KH Muhammad Subki, menilai umat Islam di Indonesia merupakan salah satu umat Islam yang terbaik di dunia. Indikasinya, masyarakatnya menerima Islam tanpa masalah. Kehadiran Islam pun direspon sangat positif.
“Islam itu bukan agama yang bertentangan dengan tradisi, dan agama yang menghentikan sesuatu yang sudah baik di tengah masyarakat. Bahwa Islam hadir di Indonesia supaya mewarnai lebih baik, itu fakta,” kata Kiai Subki saat berbincang-bincang dengan LANGIT7.ID di Jakarta Islamic Centre (JIC) , Jakarta Utara, Kamis (21/7/2022).
Baca Juga: Jakarta Islamic Centre, Dakwah Mengakar dan Mendunia dari Eks Lokalisasi
Di sisi lain, nilai-nilai Islam sangat sesuai dengan karakter asli masyarakat Indonesia yang ramah dan suka gotong royong. Islam sangat cocok dengan naluri ke-Indonesiaan yang ramah.
“Islam itu ramah datang kepada masyarakat yang ramah, maka penerimaannya luar biasa,” kata Kiai Subki.
Hal itu tidak bisa terjadi tanpa peran sentral para ulama. Saat Islam masuk di Indonesia, ulama memperkenalkan Islam sebagai agama yang ramah, rahmatan lil-alamin. Bukan cuma konsep, tapi sudah menjadi sesuatu yang berbentuk kenyataan.
“Islam itu bukan agama yang bertentangan dengan tradisi, dan agama yang menghentikan sesuatu yang sudah baik di tengah masyarakat. Bahwa Islam hadir di Indonesia supaya mewarnai lebih baik, itu fakta,” kata Kiai Subki saat berbincang-bincang dengan LANGIT7.ID di Jakarta Islamic Centre (JIC) , Jakarta Utara, Kamis (21/7/2022).
Baca Juga: Jakarta Islamic Centre, Dakwah Mengakar dan Mendunia dari Eks Lokalisasi
Di sisi lain, nilai-nilai Islam sangat sesuai dengan karakter asli masyarakat Indonesia yang ramah dan suka gotong royong. Islam sangat cocok dengan naluri ke-Indonesiaan yang ramah.
“Islam itu ramah datang kepada masyarakat yang ramah, maka penerimaannya luar biasa,” kata Kiai Subki.
Hal itu tidak bisa terjadi tanpa peran sentral para ulama. Saat Islam masuk di Indonesia, ulama memperkenalkan Islam sebagai agama yang ramah, rahmatan lil-alamin. Bukan cuma konsep, tapi sudah menjadi sesuatu yang berbentuk kenyataan.