Pencemaran Sampah Pengaruhi Ekonomi Negara, Begini Saran Pakar
Mahmuda attar hussein
Kamis, 28 Juli 2022 - 17:10 WIB
Diskusi soal sampah plastik. (Foto: Langit7/Attar).
Isu pencemaran sampah dinilai mempengaruhi perekonomian suatu negara. Apalagi bila kemampuan untuk mendaur ulang limbah, baik dari teknologi maupun SDM-nya.
Pengajar Hukum Internasional UI, Hadi Rahmat Purnama mengatakan, kemampuan Indonesia untuk daur ulang limbah plastik tidak cukup besar.
"Jadi perlu pertimbangan jangka panjang dalam penanganannya," kata Hadi di dalam diskusi publik "Perjanjian Internasional tentang Plastik: Peluang Solusi terhadap Plastik Sekali Pakai", Kamis (28/7/2022).
Baca Juga: Sampah Plastik Jadi Penyebab Polusi, Limbahnya Harus Dibatasi
Kemampuan Indonesia untuk daur ulang dibutuhkan teknologi tinggi. Termasuk soal mesin, SDM, dan faktor pendukung lainnya.
"Nah permasalahan dalam perjanjian internasional adalah alih teknologi. Sayangnya bisa dibilang ini tidak ada hasilnya, karena tidak ada teknologi yang diberikan begitu saja secara cuma-cuma," ujarnya.
Lebih lanjut, sampah plastik yang menjadi permasalahan lintas negara juga perlu mendapat perhatian. Dia berharap, Perjanjian Internasional terkait sampah bisa menjadi hukum yang mengikat secara internasional.
Pengajar Hukum Internasional UI, Hadi Rahmat Purnama mengatakan, kemampuan Indonesia untuk daur ulang limbah plastik tidak cukup besar.
"Jadi perlu pertimbangan jangka panjang dalam penanganannya," kata Hadi di dalam diskusi publik "Perjanjian Internasional tentang Plastik: Peluang Solusi terhadap Plastik Sekali Pakai", Kamis (28/7/2022).
Baca Juga: Sampah Plastik Jadi Penyebab Polusi, Limbahnya Harus Dibatasi
Kemampuan Indonesia untuk daur ulang dibutuhkan teknologi tinggi. Termasuk soal mesin, SDM, dan faktor pendukung lainnya.
"Nah permasalahan dalam perjanjian internasional adalah alih teknologi. Sayangnya bisa dibilang ini tidak ada hasilnya, karena tidak ada teknologi yang diberikan begitu saja secara cuma-cuma," ujarnya.
Lebih lanjut, sampah plastik yang menjadi permasalahan lintas negara juga perlu mendapat perhatian. Dia berharap, Perjanjian Internasional terkait sampah bisa menjadi hukum yang mengikat secara internasional.