13 Tahun AQL, Merdeka Bersama Rahmat Allah di Masa Pandemi
Muhajirin
Selasa, 10 Agustus 2021 - 05:45 WIB
Pimpinan AQL KH Bachtiar Nasir dalam peringatan Tahun Baru Hijriyah dan Milad AQL ke-13 (foto: langit7.id/muhajir)
Lembaga dakwah Ar-Rahman Qur’anic Learning (AQL) Islamic Center memasuki usia ke-13 pada 1 Muharram 1443 H. Bagi insan AQL, 13 merupakan angka yang sangat spesial. Bertahan satu dekade menyiarkan nilai-nilai Islam bukan perjalanan mudah. Batu rintangan kerap menguji langka untuk tetap bertahan di jalan dakwah.
Acara yang digelar di Pondok Pesantren AQC, Bogor, Jawa Barat, Kamis malam (9/8/2021) diwarnai hiruk-pikuk menegangkan. Udara yang dingin membuat tubuh menggigil. Mendung menghalang pandang, hujan turun kala acara belum kelar.
Meski begitu, dedikasi insan AQL untuk memberikan yang terbaik tak surut. Basah tak jadi penghalang, lensa tetap menyorot pesan-pesan yang disampaikan pendiri AQL Islamic Center, KH Bachtiar Nasir. Begitu pun petuah KH Deden Makhyaruddin hingga pengalaman hijrah Arie Untung dan Fenita Arie.
Tatap muka memang tak jadi pilihan, namun nikmat kemudahan begitu banyak. Teknologi mengobati rindu ratusan jamaah yang ikut berpartisipasi melalui daring. Ucapan selamat datang tanpa henti, baik berupa gambar maupun video. Dinding maya seketika riuh dengan pesan-pesan hijrah.
Acara itu terasa hangat saat grup musik Aleehya menyenandungkan shalawat diikuti pengurus AQL di lokasi. Sepoi angin melirih dalam dzikir saat santri-santri AQC membacakan kitab suci. Suasana kian syahdu kala KH Deden Makhyaruddin menyampaikan petuah, demikian pula pesan-pesan dari KH Bachtiar Nasir.
Filosofi di Balik Angka 13 Milad AQL
Milad ke-13 AQL Islamic Center mengingatkan pada perjalanan hijrah Rasulullah SAW dari Makkah ke Madinah pada tahun ke-13 kenabian. Sebuah potongan sejarah yang menjadi momen penting bagi umat Islam.
Acara yang digelar di Pondok Pesantren AQC, Bogor, Jawa Barat, Kamis malam (9/8/2021) diwarnai hiruk-pikuk menegangkan. Udara yang dingin membuat tubuh menggigil. Mendung menghalang pandang, hujan turun kala acara belum kelar.
Meski begitu, dedikasi insan AQL untuk memberikan yang terbaik tak surut. Basah tak jadi penghalang, lensa tetap menyorot pesan-pesan yang disampaikan pendiri AQL Islamic Center, KH Bachtiar Nasir. Begitu pun petuah KH Deden Makhyaruddin hingga pengalaman hijrah Arie Untung dan Fenita Arie.
Tatap muka memang tak jadi pilihan, namun nikmat kemudahan begitu banyak. Teknologi mengobati rindu ratusan jamaah yang ikut berpartisipasi melalui daring. Ucapan selamat datang tanpa henti, baik berupa gambar maupun video. Dinding maya seketika riuh dengan pesan-pesan hijrah.
Acara itu terasa hangat saat grup musik Aleehya menyenandungkan shalawat diikuti pengurus AQL di lokasi. Sepoi angin melirih dalam dzikir saat santri-santri AQC membacakan kitab suci. Suasana kian syahdu kala KH Deden Makhyaruddin menyampaikan petuah, demikian pula pesan-pesan dari KH Bachtiar Nasir.
Filosofi di Balik Angka 13 Milad AQL
Milad ke-13 AQL Islamic Center mengingatkan pada perjalanan hijrah Rasulullah SAW dari Makkah ke Madinah pada tahun ke-13 kenabian. Sebuah potongan sejarah yang menjadi momen penting bagi umat Islam.