Tafsir Surat Al-Isra Ayat 33: Makna Larangan Membunuh Jiwa
Andi Muhammad
Kamis, 01 September 2022 - 20:00 WIB
Tafsir Surat Al-Isra Ayat 33: Makna Larangan Membunuh Jiwa. Foto: Langit7.id/iStock.
Setiap perbuatan buruk akan mendapatkan ganjaran dari Allah SWT. Seperti halnya membunuh tanpa alasan yang dibenarkan syariat merupakan dosa yang sangat besar.
Meski demikian, kasus pembunuhan setiap harinya selalu terjadi di seluruh dunia. Di dalam surat Al-Isra ayat 33 tertuang jelas bahwa membunuh jiwa diharamkan.
Apa maksud membunuh jiwa yang diharamkan? Berikut arti dan tafsir surat Al-Isra ayat 33:
وَلَا تَقْتُلُوا۟ ٱلنَّفْسَ ٱلَّتِى حَرَّمَ ٱللَّهُ إِلَّا بِٱلْحَقِّ ۗ وَمَن قُتِلَ مَظْلُومًا فَقَدْ جَعَلْنَا لِوَلِيِّهِۦ سُلْطَٰنًا فَلَا يُسْرِف فِّى ٱلْقَتْلِ ۖ إِنَّهُۥ كَانَ مَنصُورًا
Artinya: Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya), melainkan dengan suatu (alasan) yang benar. Dan barang siapa dibunuh secara zalim, maka sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan kepada ahli warisnya, tetapi janganlah ahli waris itu melampaui batas dalam membunuh. Sesungguhnya ia adalah orang yang mendapat pertolongan.
Baca Juga:Kisah Rasulullah Saat jadi Target Pembunuhan Berencana
Dalam Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir dijelaskan:
Meski demikian, kasus pembunuhan setiap harinya selalu terjadi di seluruh dunia. Di dalam surat Al-Isra ayat 33 tertuang jelas bahwa membunuh jiwa diharamkan.
Apa maksud membunuh jiwa yang diharamkan? Berikut arti dan tafsir surat Al-Isra ayat 33:
وَلَا تَقْتُلُوا۟ ٱلنَّفْسَ ٱلَّتِى حَرَّمَ ٱللَّهُ إِلَّا بِٱلْحَقِّ ۗ وَمَن قُتِلَ مَظْلُومًا فَقَدْ جَعَلْنَا لِوَلِيِّهِۦ سُلْطَٰنًا فَلَا يُسْرِف فِّى ٱلْقَتْلِ ۖ إِنَّهُۥ كَانَ مَنصُورًا
Artinya: Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya), melainkan dengan suatu (alasan) yang benar. Dan barang siapa dibunuh secara zalim, maka sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan kepada ahli warisnya, tetapi janganlah ahli waris itu melampaui batas dalam membunuh. Sesungguhnya ia adalah orang yang mendapat pertolongan.
Baca Juga:Kisah Rasulullah Saat jadi Target Pembunuhan Berencana
Dalam Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir dijelaskan: