Tafsir Surat Al-Kahfi: Hidayah Allah kepada Pemuda Penjaga Tauhid
Andi Muhammad
Senin, 12 September 2022 - 14:15 WIB
Tafsir Surat Al-Kahfi: Hidayah Allah kepada Pemuda Penjaga Tauhid. Foto: Langit7.id/iStock.
Surat Al-Kahfi kerap dibaca kaum mukmin pada hari Jumat. Sebab banyak keutamaan-keutamaan di waktu Jumat. Surat ke-18 ini terdiri dari 110 ayat dan tergolong dalam surat Makkiyah.
Al-Kahfi memiliki arti yakni gua, sebab di dalamnya berisi tentang para pemuda yang tertidur di dalam gua selama ratusan tahun. Setelah terbangun harta kekayaan mereka sudah tidak ada lagi.
Terkait surat Al-Kahfi, anggota Dewan Hisbah PP Persis, Ustaz Amin Muchtar menjelaskan berdasarkan penelusuran dari berbagai para ahli tafsir bahwa surat ini diberi dari dua penamaan.
"Yang pertama kita menyebutnya Al-Kahfi padahal seharusnya Al-Kahfu dibaca marfu, karena tidak majrur," kata Ustaz Amin dikutip dalam kajiannya di akun Sigabah Channel, Senin (12/9/2022).
Baca Juga:7 Masjid Unik di Afrika, Ada yang Dibuat dari Lumpur hingga Dibangun Sahabat Nabi
Penamaan yang kedua, lanjutnya, adalah Ashab Al-Kahfi. Berdasarkan kitab As Sunanul Kubra, Al Mustadrak, merujuk pada isi surat ayat ke-9. Firman Allah di dalam ayat tersebut menyinggung tentang 'Ashabul Kahfi' yang merupakan para pemuda yang telah diberi hidayah atas kepercayaannya kepada Allah SWT.
"Mereka mengenal Rabb-Nya dan mengingkari keyakinan serta ritual kaumnya, yaitu menyembah berhala," tuturnya.
Al-Kahfi memiliki arti yakni gua, sebab di dalamnya berisi tentang para pemuda yang tertidur di dalam gua selama ratusan tahun. Setelah terbangun harta kekayaan mereka sudah tidak ada lagi.
Terkait surat Al-Kahfi, anggota Dewan Hisbah PP Persis, Ustaz Amin Muchtar menjelaskan berdasarkan penelusuran dari berbagai para ahli tafsir bahwa surat ini diberi dari dua penamaan.
"Yang pertama kita menyebutnya Al-Kahfi padahal seharusnya Al-Kahfu dibaca marfu, karena tidak majrur," kata Ustaz Amin dikutip dalam kajiannya di akun Sigabah Channel, Senin (12/9/2022).
Baca Juga:7 Masjid Unik di Afrika, Ada yang Dibuat dari Lumpur hingga Dibangun Sahabat Nabi
Penamaan yang kedua, lanjutnya, adalah Ashab Al-Kahfi. Berdasarkan kitab As Sunanul Kubra, Al Mustadrak, merujuk pada isi surat ayat ke-9. Firman Allah di dalam ayat tersebut menyinggung tentang 'Ashabul Kahfi' yang merupakan para pemuda yang telah diberi hidayah atas kepercayaannya kepada Allah SWT.
"Mereka mengenal Rabb-Nya dan mengingkari keyakinan serta ritual kaumnya, yaitu menyembah berhala," tuturnya.