Ikuti Pola Makan Nabi, Beliau Tak Pernah Makan Lepas Isya
Mahmuda attar hussein
Selasa, 13 September 2022 - 17:55 WIB
Ilustrasi makan malam. (Foto: Istimewa).
Nabi Muhammad SAW sudah meninggalkan aktivitas makan selepas waktu salat Isya. Pola makan Rasulullah bisa diikuti umat saat ini sebagai upaya menjaga kesehatan.
Ustadz Zaidul Akbar menjelaskan, mengendalikan pola makan merupakan hal penting yang harus diperhatikan. Waktu terbaiknya adalah saat matahari terbit hingga sebelum matahari tenggelam.
"Artinya di situ diberikan kelapangan oleh Allah ta'ala untuk kita makan dan jangan berlebihan," ujar dia dikanal YouTubenya, Selasa (13/9/2022).
Baca Juga:Benarkah Makan Larut Malam Timbulkan Penyakit? Ini Penjelasannya
Adapun menjaga kesehatan tubuh bisa dengan menjaga pola makan. Seperti Rasulullah yang menyelesaikan kegiatan makannya selepas Isya.
"Rasulullah punya kebiasaan untuk tidur selepas Isya, dan menyudahi kegiatan makannya," katanya.
Hal itu, lanjut dokter sekaligus penggagas Jurus Sehat Rasulullah ini, adalah hal baik untuk merontokkan lemak di tubuh. Mengikuti kebiasaan Nabi berarti juga mengejar ketaatan untuk membiasakan terhadap ibadah sunnah.
Ustadz Zaidul Akbar menjelaskan, mengendalikan pola makan merupakan hal penting yang harus diperhatikan. Waktu terbaiknya adalah saat matahari terbit hingga sebelum matahari tenggelam.
"Artinya di situ diberikan kelapangan oleh Allah ta'ala untuk kita makan dan jangan berlebihan," ujar dia dikanal YouTubenya, Selasa (13/9/2022).
Baca Juga:Benarkah Makan Larut Malam Timbulkan Penyakit? Ini Penjelasannya
Adapun menjaga kesehatan tubuh bisa dengan menjaga pola makan. Seperti Rasulullah yang menyelesaikan kegiatan makannya selepas Isya.
"Rasulullah punya kebiasaan untuk tidur selepas Isya, dan menyudahi kegiatan makannya," katanya.
Hal itu, lanjut dokter sekaligus penggagas Jurus Sehat Rasulullah ini, adalah hal baik untuk merontokkan lemak di tubuh. Mengikuti kebiasaan Nabi berarti juga mengejar ketaatan untuk membiasakan terhadap ibadah sunnah.